Loading

Ketik untuk mencari

Oseania & Asia

Malaysia Serukan Boikot Tesla Buntut Elon Musk Dukung Trump ‘Kuasai’ Gaza

POROS PERLAWANAN – Tesla menghadapi gelombang seruan boikot di Malaysia menyusul dukungan CEO-nya, Elon Musk, terhadap Donald Trump, serta sejumlah pernyataan kontroversial yang dilontarkannya. Warga Malaysia pun mengejek peluncuran mobil terbaru Tesla, Model Y Juniper, dan menjulukinya sebagai “mobil palang merah”.

Gelombang kritik ini muncul setelah Musk secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Trump, yang memiliki rencana untuk menguasai Gaza dan memindahkan penduduk Palestina secara permanen dari Jalur Gaza. Pernyataan tersebut memicu kemarahan masyarakat Malaysia yang menyuarakan ketidakpuasan mereka melalui berbagai platform media sosial. Beberapa warganet bahkan mengejek desain mobil Model Y Juniper, dengan menyebutnya sebagai “mobil palang merah”, demikian dilaporkan oleh South China Morning Post pada Sabtu 22 Februari.

Situasi semakin memanas setelah Musk melakukan gerakan tangan menyerupai penghormatan Nazi saat menghadiri acara pelantikan Trump.

Meski demikian, Musk membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa gerakan tangan berbentuk “X” yang ia lakukan tidak memiliki kaitan dengan simbol Nazi. Melalui media sosialnya, Musk menanggapi kritik yang dilontarkan kepadanya dengan mengatakan bahwa para pengkritiknya “perlu trik-trik kotor yang lebih baik” dan mengaku dirinya merasa “sangat lelah” karena terus-menerus dibandingkan dengan Adolf Hitler.

Seruan boikot ini turut memunculkan kekhawatiran terkait rencana Tesla untuk membangun fasilitas manufaktur di Malaysia.

Dalam laporan yang diterbitkan pada Jumat 21 Februari, The Edge Malaysia mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai pendirian pabrik mobil listrik Tesla di Malaysia masih berlangsung.

Namun demikian, Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Zafrul Abdul Aziz mengindikasikan bahwa Tesla kemungkinan akan mengevaluasi kelayakan komersial proyek tersebut, mengingat persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik regional maupun lokal.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *