Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Trump: Zelensky Tak Diundang ke Perundingan Karena Dia Tidak Terlalu Penting!

Trump: Zelensky Tak Diundang ke Perundingan Karena Dia Tidak Terlalu Penting

POROS PERLAWANAN – Dikutip Mehr dari al-Jazeera, Donald Trump dalam pidatonya di Washington kembali menyerang kolega Ukrainanya, Volodymyr Zelensky. Ia mengatakan,”Saya mengamati Zelensky selama bertahun-tahun. Saya melihat bagaimana dia menghancurkan Ukraina.”

Sembari mengulang klaim bahwa andai yang jadi Presiden AS bukan Joe Biden, tapi dirinya, niscaya perang Ukraina takkan terjadi, Trump menambahkan,”Zelensky mengeluh karena tidak diundang ke pertemuan tentang Ukraina di Riyadh. Namun dia sudah 3 tahun hadir di berbagai pertemuan tanpa membuahkan hasil. Zelensky juga tidak terlalu penting untuk hadir dalam perundingan. Meski negaranya sudah hancur, Zelensky justru mempersulit tercapainya kesepakatan.”

“Rusia memutuskan untuk berdialog soal Ukraina. Ini terjadi hanya karena campur tangan saya. Prancis dan negara-negara lain tidak melakukan apa pun untuk mewujudkan gencatan senjata di Ukraina. Tidak ada penyebab untuk serangan Rusia ke Ukraina. Perang ini sama sekali tidak perlu dimulai. Saya meyakini, Rusia menghendaki kesepakatan soal perang Ukraina. Melalui komunikasi dengan Putin, perang di Ukraina bisa dihindari dengan mudah. Putin menginginkan kesepakatan.”

“Ukraina tidak punya kartu apa pun untuk dimainkan. Kita berusaha menghentikan perang Ukraina. Perang buruk bagi Ukraina, Rusia, dan kita. Kita telah mencapai kemajuan-kemajuan yang lebih banyak daripada 3 tahun terakhir ini untuk mengakhiri perang di Ukraina.”

Di bagian lain pidatonya, Presiden AS kembali mengulang klaim-klaimnya soal tekanan terhadap Republik Islam Iran. Dia juga mengeklaim, andai dahulu dia menjabat sebagai Presiden, Operasi 7 Oktober (Badai al-Aqsa) tidak bakal terjadi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *