Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Al-Houthi: Amerika dan Israel Lakukan Kejahatan Besar terhadap Rakyat Yaman dan Palestina

POROS PERLAWANAN – Pemimpin gerakan Ansarullah Yaman mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel melakukan kejahatan besar terhadap rakyat Yaman dan Palestina.

Mengutip Kantor Berita Sabanews pada Minggu malam (16/3), Abdul Malik Badruddin Al-Houthi, pemimpin gerakan Ansarullah Yaman, dalam pidatonya itu menanggapi serangan terbaru AS terhadap Yaman serta pengepungan Gaza oleh rezim Zionis.

“Kemarin, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Yaman, yang menyebabkan puluhan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, gugur dan terluka,” ungkap Al-Houthi.

Ia menganggap serangan ini sebagai bagian dari kebijakan represif dan agresif AS serta Israel terhadap negara-negara di kawasan. Menurutnya, tujuan utama dari tindakan tersebut adalah mendukung Israel dan melemahkan Perlawanan Palestina.

Selain itu, Al-Houthi menyoroti blokade Gaza serta mencegah masuknya bantuan kemanusiaan, yang disebutnya sebagai kejahatan besar terhadap kemanusiaan.

Kritik terhadap Sikap Internasional

Pemimpin Ansarullah Yaman itu juga mengkritik sikap diam masyarakat internasional dan negara-negara Islam dalam menghadapi kejahatan ini. Ia menyerukan tindakan segera untuk mengakhiri pengepungan Gaza dan menghentikan agresi terhadap Yaman.

“Rakyat Yaman akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dan melanjutkan perlawanan terhadap agresi Amerika dan Israel,” tegasnya.

Ia juga mendesak negara-negara Islam untuk menjalankan tanggung jawab mereka secara serius terhadap krisis yang terjadi, terutama di bulan Ramadan. Menurutnya, penting bagi dunia Islam untuk mencegah penindasan dan tirani terhadap rakyat Palestina dan Yaman.

Perlawanan Yaman terhadap Agresi

Al-Houthi menegaskan bahwa perlawanan Yaman terhadap serangan Amerika dan Israel didasarkan pada keimanan, wawasan, serta tekad yang kuat. Dan menegaskan bahwa bangsa Yaman tidak akan mundur dari pendiriannya yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, Al-Qur’an, dan kemanusiaan dalam kondisi apa pun.

Merujuk pada kegagalan berulang Amerika Serikat dan Israel dalam mencapai tujuan mereka di Yaman, Al-Houthi menyebut bahwa agresi tersebut justru memperkuat kekuatan militer dan ketahanan Perlawanan Yaman.

“Rakyat kami telah melawan agresi Amerika selama bertahun-tahun, dan serangan terbaru ini hanya akan meningkatkan kemampuan pertahanan kami,” ujarnya.

Al-Houthi menegaskan, Yaman akan terus menghadapi segala bentuk agresi dan penindasan. “Setiap bentuk agresi dari musuh akan kami hadapi dengan respons yang tegas,” tambahnya.

Ia juga menekankan posisi Yaman didasarkan pada komitmen terhadap keimanan, moralitas, dan kemanusiaan. Menurutnya, negaranya tidak akan berhenti mendukung rakyat Palestina dan menentang segala bentuk penindasan.

Seruan untuk Pawai Akbar

Selanjutnya, Abdul Malik Al-Houthi mengajak rakyat Yaman untuk berpartisipasi dalam pawai akbar yang akan digelar besok guna memperingati Pertempuran Badr. Dan menyatakan bahwa waktu dan rincian acara akan ditentukan oleh panitia penyelenggara.

Di jelaskannya kehadiran besar masyarakat dalam pawai ini akan mencerminkan keterikatan mereka pada nilai-nilai Islam serta sikap Perlawanan terhadap penindasan.

“Kami berkomitmen untuk meneruskan jalan Rasulullah dan mempertahankan bendera Islam. Kami tetap teguh pada prinsip Islam dan jihad di jalan Allah, bahkan di era ini,” ungkapnya.

Al-Houthi mengajak masyarakat untuk mengikuti pawai dengan penuh keimanan, kesetiaan, dan tekad, serta menjadikan acara ini sebagai simbol ketabahan dan kegigihan dalam menghadapi tantangan.

“Di tengah lautan kelemahan dan kepasrahan, kalian adalah penerus Islam sejati yang telah mengibarkan bendera kebenaran sesuai dengan kehendak Allah,” katanya.

Menutup pidatonya, Al-Houthi meyakinkan rakyat Yaman bahwa dengan kepercayaan mereka kepada Allah SWT, serta pengalaman yang diperoleh selama bertahun-tahun Perlawanan, situasi negara tetap kuat dan stabil.

“Kami sepenuhnya bersandar kepada Allah dan yakin akan pertolongan-Nya. Apa pun yang terjadi, dengan dukungan Allah serta pengalaman dalam menghadapi musuh, Yaman akan tetap kokoh dan tidak tergoyahkan,” pungkasnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *