Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Abu Ubaidah: Rudal Yaman Bertemu Rudal Gaza di Langit Tel Aviv

POROS PERLAWANAN – Abu Ubaidah menerbitkan pesan di Telegram pada Kamis 20 Maret, memberikan penghormatan kepada Yaman atas “dukungan langsungnya bagi Gaza, meskipun harus membayar harga yang mahal”. Ia juga menyerukan kepada seluruh rakyat Yaman yang mencintai kebebasan untuk “melanjutkan dukungan dan bantuan mereka kepada Jalur Gaza”.

Juru Bicara Brigade Izzudin al-Qassam ini menyampaikan apresiasi tinggi kepada Yaman atas “sikap terhormat dan dukungan langsung bagi rakyat Palestina di Jalur Gaza”, meskipun “mereka harus membayar harga yang mahal demi kesetiaan kepada Masjid Al-Aqsa dan Palestina”.

Abu Ubaidah menegaskan: “pertemuan rudal Yaman dan Gaza di langit Tel Aviv menjadi bukti bahwa Gaza tidak sendirian. Masih ada orang-orang yang mencintai kebebasan di antara Umat Islam yang tidak akan pernah membiarkan Gaza jatuh ke tangan musuh yang arogan”.

Juru Bicara Brigade Qassam itu juga menyerukan kepada seluruh rakyat yang mencintai kebebasan untuk “berpartisipasi dalam perjuangan membela Masjid Al-Aqsa serta terus memberikan dukungan dan bantuan bagi Jalur Gaza. Tujuannya adalah untuk menghancurkan kekuatan musuh Zionis yang kriminal dan memaksanya menghentikan agresinya”.

Pernyataan Abu Ubaidah ini muncul di tengah serangan Amerika Serikat terhadap Yaman, setelah Angkatan Bersenjata Yaman kembali melanjutkan operasinya dan melarang semua kapal Israel beroperasi di Laut Merah, Laut Arab, Selat Bab al-Mandab, dan Teluk Aden. Sementara itu, Israel tetap menutup perbatasan menuju Jalur Gaza dan menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan.

Situasi ini juga terjadi bersamaan dengan serangan terus-menerus Israel di Jalur Gaza sejak fajar 18 Maret, yang telah menyebabkan ratusan korban jiwa akibat pembantaian dan serangan udara.

Sebagai respons terhadap agresi Israel, Brigade Qassam meluncurkan rentetan roket M90 ke Tel Aviv pada Kamis. Sementara itu, Angkatan Bersenjata Yaman menargetkan Bandara Ben Gurion dengan rudal hipersonik “Palestina 2”, yang memaksa sekitar dua juta pemukim Israel berlindung di tempat perlindungan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *