Kelompok Perlawanan Palestina Sebut Operasi Haifa ‘Respons Alami terhadap Serangan Israel’
POROS PERLAWANAN – Kelompok Perlawanan Palestina menyatakan bahwa serangan di Haifa merupakan respons terhadap tindakan militer Israel yang mereka sebut sebagai pembantaian dan upaya untuk menghancurkan kekuatan perlawanan.
Menurut laporan Tasnim News pada Senin (24/3), Hamas menyatakan bahwa serangan tersebut adalah reaksi alami terhadap operasi militer Israel serta sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya Israel menekan rakyat Palestina. Hamas juga menyerukan kepada masyarakat Palestina di berbagai wilayah untuk meningkatkan aksi perlawanan.
“Operasi ini adalah tanggapan sah terhadap agresi dan upaya Israel untuk melemahkan perlawanan, mendominasi rakyat Palestina, serta mengusir mereka dari Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur,” demikian pernyataan Hamas.
Sementara itu, Jihad Islam Palestina turut mengapresiasi serangan tersebut, yang dilaporkan mengakibatkan seorang warga Israel tewas dan beberapa lainnya terluka.
“Serangan ini adalah reaksi terhadap tindakan militer Israel, termasuk yang dikategorikan sebagai genosida terhadap rakyat Palestina,” kata kelompok tersebut.
Kelompok perlawanan lainnya, Gerakan Mujahidin, menyatakan bahwa serangan di Haifa membuktikan bahwa perlawanan masih memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan terhadap target Israel.
Hal senada juga disampaikan oleh Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), yang menyebut serangan ini sebagai “pesan bahwa rakyat Palestina tetap bersatu dan perlawanan akan terus berlanjut.”
Hingga saat ini, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan di Haifa. Namun, ketegangan di wilayah tersebut terus meningkat di tengah konflik yang berkepanjangan antara Israel dan kelompok-kelompok perlawanan Palestina.
