Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Kemunafikan AS: Bombardir Yaman Sekaligus Ucapkan Selamat Lebaran

Kemunafikan AS: Bombardir Yaman Sekaligus Ucapkan Selamat Lebaran

POROS PERLAWANAN – Mantan Jubir Kemenlu Iran, Naser Kanani menyoroti pengeboman rakyat Yaman oleh jet-jet tempur AS di bulan Ramadan di satu sisi, dan pesan selamat Hari Raya Idulfitri Kedubes AS dari sisi lain. Dia menyebut sikap Washington ini sebagai kehinaan, kerendahan, dan tiadanya rasa malu.

Diberitakan Fars, di saat jet-jet AS dalam beberapa hari terakhir membombardir rakyat Yaman, Kedubes AS di Yaman menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada rakyat negara tersebut,

Kanani menyindir pedas perilaku Pemerintah AS dengan mengunggah cuitan berikut:”Inilah saat kehinaan, kerendahan, dan tiadanya rasa malu bersatu padu! Mereka (AS) menggempur bangsa tertindas Yaman dengan rudal selama bulan Ramadan, kemudian mengirim ucapan selamat Idulfitri kepada mereka!”

Kanani menyatakan bahwa “tiadanya rasa malu pun ada batasnya”. Ia menyebut AS sebagai Pemerintahan hina.

Periode terbaru agresi AS ke Yaman dimulai pada 15 Maret atas perintah Donald Trump dan masih berlanjut hingga kini. Trump mengeklaim bahwa tujuan agresi itu adalah melindungi kapal-kapal Israel.

Pemimpin Ansharullah, Sayyid Abdulmalik al-Houthi dalam pesan Idulfitrinya menyatakan, rakyat Yaman tetap membela bangsa Palestina dan warga Gaza di tengah agresi berkelanjutan AS.

“Serangan-serangan AS sama sekali tidak memengaruhi kekuatan militer dan operasi jihad heroik demi membela Gaza. Agresi-agresi ini tidak akan mencederai tekad dan sikap bangsa Yaman,” kata al-Houthi.

Jubir Kemenlu Iran, Esmail Baghaei mengutuk keras berlanjutnya serangan udara AS ke berbagai titik di Yaman. Ia mendesak agar Dewan Keamanan PBB segera mengakhiri kepasifan dan kebungkamannya dalam hal ini.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *