Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi

Trump dan Putra Mahkota Saudi Bangun ‘Poros Baru’ di Timur Tengah

POROS PERLAWANAN – Sebuah media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bersama Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), sedang membangun “Poros Baru” di Timur Tengah melalui langkah strategis di Suriah.

Surat kabar Ma’ariv pada Jumat 4 April, mengungkap telah memperoleh informasi terkait rencana Bin Salman untuk mengatur pertemuan antara Trump dan Pemimpin Haiat Tahrir al-Sham yang menguasai Suriah, Ahmed al-Sharaa (Abu Muhammad al-Jolani).

Dua sumber diplomatik mengatakan kepada Ma’ariv, pertemuan antara Trump dan Jolani telah mencapai tahap koordinasi lebih lanjut, dengan kemungkinan besar akan segera terlaksana.

Sumber-sumber Israel juga melaporkan bahwa Tel Aviv mengamati dengan cermat kehadiran militer Turki di Suriah dan mengkhawatirkan dampaknya. Mereka berharap hubungan baru yang terbentuk antara Trump dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, melalui pembicaraan yang sedang berlangsung antara AS dan Turki, dapat meredakan kekhawatiran tersebut.

Sebelum pertemuan yang diharapkan antara Trump dan Jolani, berbagai pembicaraan pendahuluan tengah dilakukan.

Sementara itu, sumber-sumber Israel menekankan bahwa Tel Aviv telah menyiapkan berbagai skenario terkait perkembangan ini, salah satunya adalah kemungkinan Trump bertindak sebagai penengah antara Israel dan penguasa baru Suriah itu.

Laporan tersebut juga mengutip pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Yisrael Katz, yang dalam kunjungannya ke pos militer Israel di Lebanon selatan menyatakan, “Israel telah mengirim pesan tegas kepada pemimpin baru Suriah, Jolani, bahwa kami tidak akan membiarkan pihak mana pun mengubah situasi di Suriah dan akan mengambil langkah apa pun untuk mencegah ancaman terhadap Israel.”

Dalam konteks ini, ada kemungkinan Trump, dengan dukungan Israel, dapat mencapai kesepakatan dengan Suriah dan Turki untuk menentukan batas wilayah serta mengurangi kehadiran militer Turki di Suriah.

Menurut laporan tersebut, Trump diperkirakan akan melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Timur Tengah awal bulan depan, dengan agenda mengunjungi Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *