Mesir Usulkan Rencana Baru Gencatan Senjata di Gaza
POROS PERLAWANAN – Media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa Pemerintah Mesir telah mengajukan proposal baru untuk gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. Usulan ini digambarkan sebagai jalan tengah dari dua proposal sebelumnya yang sempat diajukan dalam proses mediasi.
Saluran televisi Israel, Kan, dalam laporannya pada Sabtu 5 April, mengungkapkan bahwa rencana Mesir tersebut menawarkan kompromi antara dua usulan sebelumnya. Meski rincian lengkap dari proposal baru ini belum diungkap secara publik, sumber menyebut bahwa salah satu usulan sebelumnya mencakup pembebasan lima tahanan hidup, sementara proposal lainnya menuntut pembebasan sebelas tahanan hidup.
Sumber dari pihak Israel yang dikutip oleh Kan menyatakan bahwa para pejabat Israel masih berharap tekanan militer dapat mengubah posisi Hamas dalam negosiasi. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah pendekatan tersebut mampu menghasilkan perubahan sikap dari Kelompok Perlawanan tersebut.
Usulan terbaru dari Mesir ini muncul di tengah laporan bahwa Amerika Serikat juga tengah menyiapkan inisiatif baru terkait pertukaran tahanan di Gaza. Hal ini menandakan adanya intensifikasi diplomasi untuk mengakhiri konflik berkepanjangan yang telah menelan banyak korban sipil dan memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
