Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Aksi Tuntut Penghentian Perang Gaza Menjalar ke para Dokter dan Angkatan Laut Israel

Aksi Protes Perang Gaza Menjalar ke para Dokter dan Angkatan Laut Israel

POROS PERLAWANAN – Ratusan personel militer Zionis di Angkatan Laut dan Pasukan Baja menuntut penghentian perang di Gaza. Mereka menandatangani sebuah petisi terkait tuntutan tersebut, seperti yang dilakukan para pensiunan pilot dan serdadu cadangan Angkatan Udara baru-baru ini.

Diberitakan Fars, sejumlah media Israel, seperti Haaretz, melaporkan bahwa 150 perwira cadangan Angkatan Laut mendesak agar perang di Gaza diakhiri. Mereka menyatakan, “Dimulainya kembali perang adalah penghalang kebebasan para tawanan dan ancaman terhadap nyawa warga sipil. Juga akan mencelakakan para warga sipil tak berdosa.”

Para perwira Zionis tersebut menujukan surat mereka kepada anggota Knesset dan para panglima senior Militer Israel. Mereka menyatakan,”Alih-alih mengambil langkah jelas untuk memuluskan kesepakatan pertukaran tawanan, kami justru menyaksikan tindakan yang menggoyahkan tiang-tiang Pemerintahan dan mencederai kepercayaan publik. Hal ini meningkatkan kekhawatiran serius bahwa kebijakan-kebijakan keamanan diambil berdasarkan pertimbangan ilegal.”

“Di saat Kabinet tengah mempopulerkan kebijakan diskriminasi, termasuk anggaran untuk sektor swasta dan pembebasan sebagian kalangan (Heridi) dari wajib militer, para warga yang melakukan wajib militer merasa sedang berkhianat.”

“Ketidaksetaraan ini mengacaukan fondasi dan asas keamanan domestik serta mencederai kekompakan sosial Israel. Apalagi di saat 59 sandera masih berada di terowongan-terowongan Hamas dan Kabinet terus mengingkari komitmennya untuk memulangkan mereka. Sebab itu, kami menuntut penghentian perang dan kajian ulang atas kebijakan. Tanggung jawab ada di pundak kalian.”

Di sisi lain, para dokter yang aktif di Militer juga mengirim surat kepada Menteri Perang, Yisrael Katz dan Kepala Staf Umum, Eyal Zamir. Dalam surat tersebut, mereka menyatakan,”Kami para dokter cadangan di berbagai unit Militer Israel mendesak agar para sandera dipulangkan dan perang di Gaza diakhiri.”

“Pada 7 Oktober, kami dengan bangga hadir untuk membela Israel. Setelah 550 hari perang yang menelan biaya besar dan banyak kerugian, kini kami merasakan kepedihan mendalam, sebab berlanjutnya perang hanya demi kepentingan politis dan pribadi, tanpa satu pun target keamanan.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *