Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Buah Pahit Kepercayaan Ukraina kepada AS: Gagal Masuk NATO dan Krimea Dikuasai Rusia

Buah Kepercayaan Ukraina kepada AS: Gagal Masuk NATO dan Krimea Dikuasai Rusia

POROS PERLAWANAN – Sumber-sumber Bloomberg menyatakan, Pemerintah AS sedang mengkaji kemungkinan bergabungnya Krimea sebagai bagian dari kesepakatan damai antara Moskow dan Kiev; tindakan yang bisa menjadi penanda bahwa Donald Trump berniat mengakhiri perang Ukraina dan mewujudkan gencatan senjata.

Diberitakan Fars, Trump dan Menlu AS pada Jumat kemarin memperingatkan, jika tidak ada kemajuan segera dalam perundingan, Washington siap mengakhiri peran mediasinya untuk mendamaikan Rusia dan Ukraina.

Semenanjung Krimea dikuasai Moskow setelah serangan militer Rusia dan berlangsungnya referendum di kawasan-kawasan yang diduduki. Sejauh ini, masyarakat dunia menolak mengakui kedaulatan Rusia atas Krimea.

Di antara negara-negara dunia, hanya Korut yang mengakui kedaulatan Rusia atas Krimea. Pemerintah Suriah sebelum ini (Bashar Assad) juga mengakuinya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky berulang kali mengumumkan, dia tidak bersedia menyerahkan tanah negaranya kepada Rusia.

Menurut laporan CNN, jika kesepakatan semacam ini diwujudkan, Presiden Rusia, Vladimir Putin akan meraih tujuan lamanya, yaitu mendapatkan legalitas internasional terkait Krimea. Kabarnya Putin tidak menyepakati tawaran Trump untuk meraih sebuah kesepakatan damai komprehensif.

Sumber-sumber CNN menyatakan, Washington masih belum mengambil keputusan terkait hal ini. Gedung Putih dan Kemenlu AS juga enggan menjawab pertanyaan media soal masalah ini.

Media-media Barat memberitakan, AS pada Kamis lalu mengajukan tawaran kepada para sekutunya di Paris. Tawaran itu mencakup kesepakatan mengakhiri konflik dan mengurangi sanksi Rusia jika gencatan senjata permanen bisa diwujudkan.

Secara umum, proposal itu membekukan garis depan dalam situasi terkini. Dengan demikian, praktis sebagian besar kawasan Ukraina yang diduduki Rusia akan tetap dikuasai Moskow. Isu bergabungnya Ukraina dengan NATO juga sudah dikeluarkan dari agenda.

Trump sebelum ini telah menegaskan, Ukraina tidak mungkin lagi bergabung dengan NATO.

 

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *