Rudal Yaman Hantam Wilayah Pendudukan: Sirene Menggema hingga Haifa dan Bandara Ben Gurion Ditutup
POROS PERLAWANAN – Wilayah pendudukan Palestina kembali diguncang serangan rudal jarak jauh dari Yaman pada Jumat pagi (2/5), memicu alarm serangan udara di sejumlah kota utama termasuk Haifa, Galilea, dan kawasan Marj bin Amer di Palestina utara.
Menurut laporan jaringan Al-Masirah dan dikonfirmasi oleh sejumlah media Israel seperti Channel 12 dan Yedioth Ahronoth, rudal-rudal yang diluncurkan dari wilayah Yaman berhasil menembus pertahanan udara Israel dan menyebabkan kepanikan luas di wilayah pendudukan. Sirene peringatan berbunyi tidak hanya di Haifa, tetapi juga di sekitar Pangkalan Udara Ramat David; salah satu instalasi militer strategis rezim Zionis.
Channel 12 melaporkan, sistem pertahanan udara Israel segera diaktifkan dan mencoba mencegat rudal-rudal tersebut, namun pecahan proyektil dilaporkan jatuh dan menghantam area daratan dekat kota Ghadish, di selatan Marj bin Amer, wilayah utara Tepi Barat yang diduduki.
Kantor berita Zionis Walla juga menyebut serangan ini sebagai kelanjutan dari gelombang serangan rudal dari Yaman, menandai semakin luasnya cakupan poros perlawanan terhadap instalasi pendudukan Israel.
Bandara Ben Gurion Ditutup, Seorang Zionis Terluka
Sementara itu, laporan dari Yedioth Ahronoth mengonfirmasi bahwa Bandara Internasional Ben Gurion ditangguhkan operasinya sementara waktu menyusul peningkatan status ancaman rudal.
Media setempat juga melaporkan satu warga Zionis mengalami luka-luka saat mencoba melarikan diri ke tempat perlindungan.
Pernyataan Resmi Yaman Segera Dirilis
Militer Yaman dilaporkan akan mengeluarkan pernyataan resmi dalam waktu dekat. Jika dikonfirmasi, serangan ini akan menjadi eskalasi signifikan dalam dukungan militer langsung terhadap Gaza dan menandai penetrasi strategis dari front perlawanan di selatan Semenanjung Arab ke jantung pertahanan Israel.
