Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Kejahatan Brutal Terbaru Israel, 32 Warga Sipil Gugur Termasuk Seorang Jurnalis

Kejahatan Brutal Terbaru Israel, 32 Warga Sipil Gugur Termasuk Seorang Jurnalis

POROS PERLAWANAN – Sedikitnya 32 warga sipil, termasuk seorang jurnalis, meninggal dunia sejak Rabu pagi 7 Mei akibat rangkaian serangan brutal yang dilancarkan Militer Israel di Jalur Gaza. Di sisi lain, Brigade Al-Qassam melaporkan keberhasilan penyergapan mematikan terhadap pasukan Israel di Khan Yunis, selatan Gaza.

Menurut laporan Tasnim News Agency, hari ke-51 sejak dimulainya kembali agresi militer Israel ke Gaza ditandai dengan pembantaian warga sipil yang tersebar di berbagai wilayah. Serangan udara dan artileri menyasar sekolah, rumah penduduk, dan kamp pengungsi, menyebabkan puluhan korban tewas dan luka-luka.

Serangan ke Sekolah dan Kawasan Sipil

Media Palestina melaporkan bahwa 16 orang tewas dalam dua serangan terpisah yang menghantam Sekolah Al-Karama di lingkungan Al-Tuffah, Kota Gaza. Sekolah tersebut diketahui menampung warga yang mengungsi akibat konflik.

Serangan juga terjadi di timur Kota Gaza dan utara kamp Al-Bureij, yang disusul dengan pengeboman artileri oleh Militer Israel. Di pusat Jalur Gaza, helikopter Israel menyerang daerah Deir al-Balah, termasuk sekitar Masjid Al-Istiqama dan kamp Al-Manasra, menewaskan dan melukai sejumlah warga.

Sementara itu, pemboman di wilayah timur Khan Yunis, termasuk Al-Zana dan Bani Suhaila, juga menewaskan beberapa warga sipil, termasuk anak-anak. Di utara Gaza, pesawat tempur Israel membombardir wilayah Jabalia dan Beit Lahia, menyebabkan jatuhnya korban jiwa serta hilangnya sejumlah warga.

32 Tewas Sejak Pagi, Termasuk Anak-anak

Delapan orang, termasuk anak-anak, dilaporkan tewas dalam serangan terhadap sebuah rumah di pusat Khan Yunis. Di saat yang sama, pasukan Israel meledakkan sejumlah rumah di kamp Nuseirat dan terus membombardir kawasan tersebut.

Menurut sumber medis di Gaza, total korban meninggal dunia akibat serangan hari itu telah mencapai 32 orang. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah karena keterbatasan fasilitas medis dan berlanjutnya agresi Militer Israel.

Jurnalis Gugur, Jumlah Korban Media Capai 213

Kantor Informasi Pemerintah Gaza mengonfirmasi gugurnya jurnalis Palestina, Noureddine Matar Abdo dalam serangan di lingkungan Al-Tuffah. Dengan demikian, jumlah jurnalis yang tewas sejak dimulainya agresi pada Oktober 2023 telah mencapai 213 orang.

Pemerintah Gaza mengecam keras pembunuhan sistematis terhadap jurnalis Palestina dan menyerukan kepada Federasi Jurnalis Internasional, Persatuan Jurnalis Arab, dan media global untuk mengutuk kejahatan ini. Mereka juga menyatakan Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Prancis bertanggung jawab atas kejahatan yang terjadi akibat dukungan mereka terhadap Israel.

Serangan Balasan Al-Qassam di Khan Yunis

Sayap Militer Hamas, Brigade Al-Qassam mengumumkan bahwa mereka telah meledakkan ladang ranjau di Jalur Al-Ouda, timur Al-Farahin, Khan Yunis, yang menewaskan dan melukai sejumlah tentara Israel. Setelah penyergapan, pasukan Al-Qassam meluncurkan serangan mortir yang memaksa kendaraan militer Israel mundur. Helikopter Israel dilaporkan mendarat untuk mengevakuasi korban.

Usulan Gencatan Senjata AS

Sumber Mesir melaporkan adanya usulan baru dari Amerika Serikat terkait gencatan senjata jangka panjang di Gaza, yang disampaikan menjelang kunjungan Donald Trump ke Kawasan pada 13–15 Mei mendatang. Usulan ini difokuskan pada pembebasan tahanan Israel dan pembukaan koridor bantuan kemanusiaan.

Menurut laporan Al-Arabi Al-Jadeed, mediator Mesir telah menerima draf usulan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya awal menuju negosiasi damai. Usulan ini juga mencakup pengiriman bantuan oleh sebuah perusahaan swasta milik pengusaha Palestina-Amerika yang diusulkan untuk memimpin distribusi bantuan darurat di bawah pengawasan Israel.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *