Iran Siap Jadi Penengah Ketegangan India-Pakistan, Tawarkan Dukungan Perdamaian di Asia Selatan
POROS PERLAWANAN – Dilansir Tasnim News Agency, Iran menyatakan kesiapannya untuk menjadi penengah dalam meredakan ketegangan antara India dan Pakistan, dua negara bertetangga yang kerap terlibat konflik di kawasan Asia Selatan.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan hal ini dalam kunjungannya ke New Delhi pada Kamis 8 Mei, saat bertemu dengan Presiden India, Droupadi Murmu. Dalam pertemuan tersebut, Araghchi menegaskan bahwa Iran mendukung penuh perdamaian dan stabilitas di Asia Selatan serta siap menawarkan jasa, baik demi mendorong dialog maupun mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
“Iran selalu menentang segala bentuk terorisme,” tegas Araghchi. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas serangan teroris yang menewaskan sejumlah warga di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India, pada 22 April lalu. Menurutnya, tindakan semacam itu hanya akan memperkeruh situasi dan mengancam keamanan regional.
Lebih lanjut, Araghchi menekankan pentingnya kerja sama bilateral antara Iran dan India dalam berbagai bidang strategis yang saling menguntungkan. Ia menyebut Iran siap memperkuat hubungan berdasarkan nilai-nilai budaya dan sejarah yang telah lama terjalin.
Presiden India, Droupadi Murmu menyambut baik inisiatif Iran dan memuji sikap konstruktif Teheran dalam upaya menjaga stabilitas Kawasan. Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara India dan Iran telah berkembang selama lebih dari 75 tahun dan terus menunjukkan kedekatan di berbagai sektor.
Dalam kesempatan itu, Presiden Murmu turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi ledakan di pelabuhan Shahid Rajaei, Iran selatan, yang terjadi pada 26 April lalu dan menewaskan sejumlah korban.
Langkah Iran ini dipandang sebagai upaya diplomatik penting dalam menciptakan ruang dialog dan kerja sama demi masa depan Asia Selatan yang damai dan stabil.
