Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Si Pengecut Netanyahu Ancam Yaman dari Bungker Bawah Tanah

Si Pengecut Netanyahu Ancam Yaman dari Bungker Bawah Tanah

POROS PERLAWANAN – Benyamin Netanyahu mengumbar ancaman terhadap rakyat Yaman di saat rudal-rudal mereka menghantam bandara Ben Gurion di jantung Tanah Pendudukan, serta membuat jutaan para pemukim Zionis gemetar ketakutan di bungker-bungker.

Program Inqilab al-Surah di Kanal al-Alam pada 17 Mei menganalisis berlanjutnya serangan Rezim Zionis yang kembali menargetkan Yaman.

Agresi Israel kembali menyasar pusat-pusat vital dan infrastruktur, yang sebelum ini juga telah digempur Israel, AS, dan Inggris.

Hal yang patut diperhatikan di sini adalah, Rezim Zionis masih terus menggempur target-target yang sebelum ini telah dibombardir berulang kali.

Hal baru dalam agresi ini adalah para pimpinan Rezim Zionis mengatur dan mengawasi serangan ke Yaman dari dalam bungker bawah tanah.

Perlu disebutkan bahwa bahwa dalam agresi terbaru Israel ke Yaman, mereka tidak mendapatkan capaian baru, baik dalam target yang dipilih atau metode serangan.

Mungkin satu-satunya perbedaan adalah jumlah jet-jet tempur yang digunakan dalam agresi terbaru. Begitu pula klaim Israel bahwa jet-jetnya mengisi bahan bakar di langit kawasan yang diserang.

Poin kunci dalam peristiwa ini adalah pengakuan kubu Zionis bahwa Yaman berhasil membuat zona larangan terbang di langit Tanah Pendudukan.

Ini merupakan sebuah pengakuan nyata tentang kelemahan Israel di hadapan Angkatan Bersenjata Yaman, hingga mendorong Tel Aviv mengumbar ancaman yang lebih “keras” dari sebelumnya.

Netanyahu dan para pimpinan Zionis mengancam akan menargetkan Militer Yaman dan pangkalan-pangkalannya. Mereka juga sesumbar akan meneror para komandan Yaman.

Namun ancaman teror terhadap para pimpinan Yaman, terutama Sayyid Abdulmalik Badrudin al-Houthi, bukanlah hal baru, sebab kita telah berkali-kali mendengar ancaman serupa.

Yang menarik adalah Netanyahu, orang yang mengumbar ancaman heboh ini, melakukannya dari dalam sebuah bungker bawah tanah. Dia seolah berkata,”Kami dari bawah tanah ingin mengancam orang yang menciptakan zona larangan terbang di langit Israel.”

Dari sudut pandang media, tindakan ini tak lebih dari sebuah propaganda belaka. Tampaknya Rezim Zionis dan para pimpinannya berusaha mencari sebuah gambaran fiktif dari kemenangan, supaya bisa menutupi kegagalan beruntun mereka di hadapan Perlawanan Yaman.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *