Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Shamkhani: Penghancuran Situs Nuklir Iran ‘Fantasi Usang’ para Presiden AS

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, seorang pejabat tinggi Republik Islam Iran, Ali Shamkhani merespons ancaman oleh Presiden AS, Donald Trump untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran. Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei itu mengatakan mereka tidak lebih dari “fantasi” yang dimiliki oleh para Presiden AS di masa lalu.

Shamkhani merilis pernyataan itu dalam sebuah posting X pada hari Kamis 29 Mei, sehari setelah Trump mengatakan bahwa dirinya menginginkan kesepakatan nuklir “sangat kuat” dengan Iran, sehingga kami dapat mengambil apa pun yang kami inginkan, serta meledakkan apa pun yang kami inginkan”.

“Mengusik situs nuklir Iran dan ‘mempersempit infrastruktur’ adalah fantasi yang dibagikan oleh presiden AS sebelumnya,” cuit Shamkhani.

“Iran independen memiliki pertahanan yang kuat, orang-orang tangguh, dan garis merah yang jelas. Perundingan harus mengikuti proses, kepentingan, dan martabat, bukan pemaksaan atau penyerahan,” tambah mantan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) itu.

Dia mengacu pada negosiasi tidak langsung Teheran-Washington tentang program nuklir Iran dan penghapusan sanksi AS.

Kedua belah pihak telah mengadakan lima putaran pembicaraan, yang dimediasi oleh Oman.

Di saat bersamaan, AS telah memberlakukan sanksi anti-Iran, dengan para pejabat Amerika mengancam tindakan militer terhadap negara itu dan menyerukan penangguhan kegiatan pengayaan uranium Teheran.

Republik Islam telah menegaskan kembali haknya untuk penggunaan energi nuklir secara damai sebagai anggota Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Shamkhani juga menekankan bahwa pengayaan adalah masalah kedaulatan nasional bagi Iran yang tidak akan dihentikan.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *