Iran Sindir Pengusiran Legislator Pro-Palestina dari Ruang Parlemen Jerman
POROS PERLAWANAN – Beberapa hari lalu, seorang legislator partai sayap kiri Jerman diusir dari ruang Parlemen lantaran menunjukkan dukungannya untuk Palestina. Kejadian direspons oleh Jubir Kemenlu Iran, Esmail Baghaei.
“Fakta bahwa Parlemen Jerman tidak tahan melihat kata ‘Palestina’ di pakaian seorang legislator, merupakan bukti nyata kemunafikan sistematis orang-orang yang mengeklaim dukungan untuk pembentukan negara merdeka Palestina. Normalisasi genosida yang dilakukan Israel adalah tragedi paling kelam di dunia saat ini. Mereka yang mendukung dan menjustifikasi kejahatan Rezim Zionis adalah mitra kejahatan Israel,” cuit Baghaei, diberitakan Tasnim.
Beberapa hari lalu, di tengah pengajuan pertanyaan kepada Menlu Jerman, Ketua Parlemen (yang berasal dari partai demokrat Kristen) mengusir legislator dari partai sayap kiri, Cansin Kokturk. Kokturk diusir dari ruang Parlemen lantaran mengenakan t-shirt bertuliskan “Palestina.”
Peristiwa ini memicu reaksi pedas para pengguna medsos di dunia maya. Seorang netizen menyatakan, Jerman semakin diktator dari hari ke hari. Netizen lain mencuit,”Jika demikian, maka semua orang yang memasang bendera Israel di pintu dan dinding kantor mereka harus dilarang memasuki ruang (Parlemen).”
Jerman adalah salah satu pendukung utama Rezim Zionis. sekitar 30 persen persenjataan, yang digunakan MIliter Israel untuk melakukan genosida di Palestina, disuplai langsung oleh Berlin.
