Abu Ubaidah: Kami Lemparkan ‘Batu Daud’ ke ‘Kereta-kereta Gideon’ Israel
POROS PERLAWANAN – Jubir Brigade al-Qassam, Abu Ubaidah menyoroti penyergapan-penyergapan mematikan Perlawanan di selatan dan utara Gaza terhadap pasukan Israel. Ia menegaskan, operasi-operasi khusus telah menanti Militer Zionis di Gaza.
Diberitakan Fars, Jubir sayap militer Hamas itu menekankan berlanjutnya serangan-serangan mematikan terhadap Militer Israel, serupa dengan operasi-operasi maut pada hari Jumat 6 Juni kemarin.
“Para pejuang Palestina adalah pewaris para nabi yang melemparkan ‘batu Nabi Daud’ ke arah ‘kereta-kereta Gideon.’ Mereka menghancurkan kekuatan rentan Rezim Pendudukan dan dengan keberanian mereka mencatatkan kemenangan kaum beriman dan tertindas atas kaum penindas,” kata Abu Ubaidah.
Menurutnya, kerugian yang diderita Militer Israel di Khan Younis dan Jabaliya pada Jumat kemarin adalah perpanjangan rangkaian operasi khusus, yang merupakan contoh dari apa yang bakal dihadapi pasukan Israel di setiap titik di Gaza.
Ia menandaskan, para pemukim Zionis tidak punya jalan lain kecuali memaksa para pimpinan mereka untuk menghentikan genosida di Gaza. Jika tidak, mereka harus siap menyambut kedatangan lebih banyak lagi anak-anak mereka dalam peti mati.
Rezim Zionis menamakan operasi daratnya di Gaza dengan “Kereta-kereta Gideon.” Di lain pihak, Brigade al-Qassam menyebut rangkaian operasinya dengan nama “Batu Daud.”
Gideon adalah salah satu tokoh Yahudi dan Perjanjian Lama di Injil. Dia termasuk salah satu hakim Bani Israil. Namanya pertama kali disebutkan dalam “Kitab para Hakim” serta dianggap sebagai seorang pemimpin pemberani dan beriman.
Penggunaan nama Gideon untuk operasi militer Israel adalah upaya demi menyematkan legitimasi keagamaan kepada aksi militer dan menyuntikkan “semangat heroisme” kepada para serdadu. Pemilihan nama ini memunculkan konsep-konsep seperti “kemenangan minoritas yang beriman atas mayoritas yang berkuasa” atau “keunggulan iman dan taktik atas kekuatan militer.”
Sementara itu, dipilihnya nama “Batu Daud” oleh Perlawanan Palestina untuk operasi-operasi mereka merupakan sindiran terhadap Rezim Zionis. Pesan Abu Ubaidah soal kemenangan kaum beriman atas kaum penindas bisa ditafsirkan dalam kerangka ini.
Pada Jumat malam, Militer Israel mengumumkan, ledakan gedung yang dipasangi ranjau di Khan Younis, selatan Gaza, telah menewaskan 4 serdadu dan melukai 5 lainnya. Salah satu dari mereka dalam kondisi kritis.
Media-media Ibrani pada hari Jumat kemarin juga melaporkan, sedikitnya 10 serdadu Zionis terluka saat disergap Perlawanan di Jabaliya, utara Gaza.
