True Promise III Gelombang ke-20: Iran Gempur Israel dengan 40 Rudal, Kheibar-Shekan Unjuk Kekuatan
POROS PERLAWANAN – Dilansir Al Mayadeen, Iran meluncurkan gelombang ke-20 dari Operasi True Promise 3 pada Minggu malam 22 Juni, sebagai balasan terhadap serangan udara AS dan Israel yang sebelumnya menghantam fasilitas nuklirnya. Dalam serangan ini, Iran mengerahkan sedikitnya 40 rudal balistik, termasuk rudal canggih Kheibar-Shekan, ke berbagai target strategis di Wilayah Pendudukan, termasuk Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, dan Haifa.
Menurut laporan resmi, rudal-rudal diluncurkan dalam dua gelombang yang menyasar kawasan tengah dan utara Israel. Militer Israel mengonfirmasi sekitar 30 rudal masuk ke wilayah Gush Dan dan Haifa, namun beberapa di antaranya tidak terdeteksi sistem peringatan dini, memicu kecemasan publik dan kritik tajam terhadap ketidaksiapan sistem pertahanan.
Media Iran menyebut setidaknya 10 lokasi strategis berhasil dihantam, termasuk pusat militer dan fasilitas penting lainnya. Ledakan terdengar di Haifa, Tel Aviv, Ramla, dan Ness Ziona, dengan salah satu rudal memicu kebakaran besar di permukiman Bat Yam.
Lembaga Medis Darurat Israel, Magen David Adom (MDA) melaporkan bahwa setidaknya 86 orang terluka akibat serangan tersebut, 30 di antaranya di Tel Aviv. Beberapa korban berada dalam kondisi kritis, dan tim tanggap darurat masih melakukan penyisiran untuk menilai skala kerusakan lebih lanjut.
Hal yang menjadi sorotan dalam serangan ini adalah penggunaan pertama rudal balistik generasi baru Kheibar-Shekan secara aktif di medan tempur. Rudal ini dilengkapi hulu ledak yang dapat bermanuver dan dirancang untuk menembus sistem pertahanan canggih. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut penggunaan teknologi baru ini sebagai lompatan besar dalam taktik militer Iran.
“Kami telah mengadopsi pendekatan strategis yang mengejutkan, dengan panduan presisi dan kemampuan manuver terminal yang membuat musuh kehilangan kendali,” ujar pernyataan resmi IRGC.
Lebih lanjut, IRGC menyatakan bahwa operasi ini belum menunjukkan seluruh kekuatan Militer Iran.
“Kemampuan utama kami belum sepenuhnya dikerahkan. Apa yang terlihat hari ini hanyalah permulaan dari respons penuh kami,” demikian bunyi penutup pernyataan tersebut.
