Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Yaman Peringatkan Perusahaan Pelayaran Hindari Kerja Sama dengan Israel

Yaman Peringatkan Perusahaan Pelayaran Hindari Kerja Sama dengan Israel

POROS PERLAWANAN – Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi al-Mashat pada Selasa 8 Juli menegaskan, jalur pelayaran bebas dilintasi semua kapal, kecuali yang berkaitan dengan Rezim Zionis dan para pendukungnya dalam agresi ke Gaza.

“Yaman sama sekali tidak ingin menyerang pihak-pihak yang tak terkait dengan dukungan untuk Musuh Zionis,” kata al-Mashat, Fars melaporkan.

Menurutnya, Yaman telah membuat pusat operasi kemanusiaan untuk berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan pelayaran. Tujuannya adalah menghindari kerusakan dan kerugian sebisa mungkin.

Pejabat senior Ansharullah ini menyatakan, seluruh perusahaan pelayaran mesti mematuhi instruksi dan kebijakan Angkatan Bersenjata Yaman. Pihak-pihak yang mengabaikan instruksi-instruksi tersebut harus menanggung konsekuensinya.

Ia lalu mengimbau semua pihak agar tidak menjalin kerja sama ekonomi dengan Rezim Zionis.

Al-Mashat menandaskan, Angkatan Bersenjata Yaman, yang berdisiplin dan terus berkembang, akan tetap melanjutkan operasinya guna menghentikan agresi ke Gaza dan mencabut blokadenya.

Dalam beberapa hari terakhir, Angkatan Bersenjata Yaman menyerang sejumlah kapal yang berafiliasi kepada Israel di Laut Merah.

Pada Selasa kemarin, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree mengumumkan bahwa kapal dagang Magic Seas telah tenggelam sepenuhnya di Laut Merah, menyusul serangan langsung oleh pasukan Yaman. Operasi ini adalah respons atas pelanggaran berulang terhadap larangan yang diberlakukan terhadap kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel.

“Berkat rahmat dan pertolongan Tuhan, kapal Magic Seas telah tenggelam sepenuhnya ke dasar laut,” kata Saree.

“Tiga kapal milik perusahaan pemilik Magic Seas telah memasuki pelabuhan-pelabuhan di Tanah Pendudukan selama sepekan terakhir, meskipun telah diberikan peringatan tegas,” imbuhnya.

Tags: