Ansharullah: Masih Dini untuk Bicarakan Pembebasan Awak Kapal yang Kami Tahan
POROS PERLAWANAN – Wakil Menteri Penerangan Yaman, Nasrudin Amir pada Kamis malam 10 Juli menyatakan, serangan ke bandara Ben Gurion dilakukan Angkatan Bersenjata Yaman dalam rangka mendukung Perlawanan Gaza.
“Kami pasti akan menenggelamkan kapal mana pun yang berusaha melanggar blokade maritim yang diberlakukan atas Israel,” kata Amir kepada al-Jazeera, Fars memberitakan.
“Kami tidak memprovokasi pihak mana pun. Namun kami pasti akan membela diri dan saudara-saudara kami di Gaza. Tugas moral kami adalah mendukung Gaza.”
Sembari mengecam bertambahnya kejahatan Rezim Zionis di Gaza, Amir menambahkan,”Masih terlalu dini bagi kami untuk membicarakan pembebasan para awak kapal yang kami sandera.”
Pada Senin lalu, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree mengumumkan, kapal Magic Seas tenggelam di Laut Merah, menyusul serangan Yaman terhadap kapal tersebut.
Menurut Saree, Yaman akan merespons tiap pelanggaran terhadap kebijakan larangan kapal-kapal memasuki pelabuhan di Tanah Pendudukan.
“Pelanggaran terakhir berkaitan dengan masuknya 3 kapal perusahaan ini ke pelabuhan-pelabuhan Tanah Pendudukan,” kata Saree.
Ia menyatakan, kapal-kapal tersebut tetap memasuki pelabuhan-pelabuhan Israel pada pekan lalu, kendati telah mendapatkan peringatan berulang kali dari Angkatan Laut Yaman.
Kapal Magic Seas milik perusahaan yang melanggar larangan masuk ke pelabuhan Tanah Pendudukan. Saree menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut, Angkatan Laut, Unit Rudal, dan Unit Drone Yaman menggunakan 2 perahu nirawak, 5 rudal balistik dan cruise, serta 3 buah drone.
