Hamas Kecam Larangan Tendensius AS terhadap Pelapor Khusus PBB dan Dukungan Terbuka Washington atas Kejahatan Rezim Zionis
POROS PERLAWANAN – Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengecam keras keputusan Amerika Serikat yang melarang Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia di Wilayah Palestina yang Diduduki, Francesca Albanese memasuki wilayahnya. Hamas menyebut langkah ini sebagai bentuk pengabaian terang-terangan terhadap hukum internasional dan dukungan terbuka terhadap kejahatan rezim Zionis.
Dalam pernyataan resminya pada Jumat 11 Juli, Hamas menilai bahwa keputusan Washington mencerminkan “keterlibatan langsung AS dalam kejahatan yang dilakukan Israel di Gaza dan Tepi Barat”. Hamas juga memperingatkan bahwa larangan terhadap pejabat PBB adalah bentuk penghinaan terhadap lembaga internasional dan upaya sistematis untuk membungkam suara kebenaran tentang situasi kemanusiaan di Wilayah Pendudukan.
Hamas menyatakan bahwa “sanksi terhadap individu yang menjalankan mandat hukum dan moral mereka seperti Francesca Albanese, hanyalah upaya untuk melindungi para pelaku genosida dan memperkuat impunitas Israel di mata dunia”. Mereka menyebut bahwa AS, melalui kebijakan ini, telah menempatkan dirinya sebagai mitra aktif dalam “pembantaian anak-anak, perempuan, dan penghancuran sistematis kehidupan sipil di Jalur Gaza”.
Dalam laporan terbarunya, Francesca Albanese menyebutkan bahwa llebih dari 60 perusahaan internasional terlibat dalam kejahatan Israel, baik melalui dukungan terhadap pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat maupun keterlibatan dalam sistem militerisme yang menopang operasi di Gaza. Laporan setebal 27 halaman itu menyebutkan bahwa “genosida ini terus berlanjut karena menguntungkan banyak pihak”. Ia juga menyebut perusahaan-perusahaan tersebut memiliki “ikatan finansial dengan sistem apartheid dan kekerasan struktural Israel”.
Laporan tersebut disusun berdasarkan lebih dari 200 sumber, termasuk dokumen resmi, testimoni dari pembela HAM, akademisi, serta data dari perusahaan-perusahaan yang teridentifikasi.
Hamas menyerukan agar masyarakat internasional menolak upaya AS untuk menghalangi jalannya keadilan dan menuntut perlindungan terhadap para penyelidik independen yang berupaya mengungkap pelanggaran HAM sistemik di Palestina.
