Paus Leo XIV Kecam Aksi ‘Barbar’ Israel Serang Gereja Keluarga Kudus di Gaza
POROS PERLAWANAN– Dilansir Press TV, Paus Leo XIV secara tegas mengutuk tindakan kekerasan yang dilakukan rezim Israel di Jalur Gaza, menyebutnya sebagai “barbaritas” yang harus segera dihentikan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam doa Angelus tradisionalnya pada Minggu 20 Juli, yang menggemakan seruan mendesak untuk mengakhiri agresi militer yang terus berlangsung dan mengutuk serangan mematikan terhadap Gereja Keluarga Kudus di Gaza.
Gereja Keluarga Kudus, satu-satunya gereja Katolik di Gaza, menjadi target serangan fatal oleh pasukan Israel pada Kamis 17 Juli, yang menewaskan puluhan pengungsi yang berlindung di dalamnya. Di antara para korban terdapat banyak anak-anak dan penyandang disabilitas yang tengah mencari perlindungan dari konflik yang semakin memburuk.
Dalam pidatonya, Paus Leo menyatakan, “Saya sekali lagi mendesak segera diakhirinya kebiadaban perang ini serta pencapaian resolusi damai yang langgeng.”
Ia mengingatkan pentingnya penegakan hukum humaniter internasional dan perlindungan terhadap warga sipil serta tempat ibadah, menentang keras penggunaan kekuatan secara tidak pandang bulu dan hukuman kolektif yang dapat memperparah penderitaan.
Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa telah menegaskan bahwa serangan terhadap gereja yang menampung warga sipil dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang. Juru Bicara PBB, Thameen Al-Kheetan menyerukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
Para pemimpin gereja Katolik dan Ortodoks Yunani juga telah mengunjungi lokasi serangan guna menilai kerusakan dan memberikan dukungan moral. Kardinal Pierbattista Pizzaballa dan Patriark Ortodoks Yunani Theophilos III mewakili Vatikan dalam kunjungan ini, membawa pesan dari Paus Leo yang menyampaikan keprihatinan mendalam serta seruan untuk menghentikan pembantaian.
“Paus menegaskan bahwa saatnya sudah tiba untuk menghentikan tragedi ini. Apa yang terjadi tidak dapat dibenarkan, dan kita harus berupaya mencegah jatuhnya korban lebih lanjut,” ujar Kardinal Pizzaballa kepada Vatican News.
Paus Leo mengakhiri seruannya dengan menyatakan kedekatan spiritual dan komitmennya untuk mendukung upaya mencapai gencatan senjata dan mengakhiri konflik yang telah menimbulkan penderitaan besar bagi rakyat Gaza.
