Mantan Presiden Tunisia: Kepentingan AS Mesti Ditekan Demi Hentikan Agresi ke Gaza
POROS PERLAWANAN – Mantan Presiden Tunisia, Moncef Marzouki menegaskan, tuntutan-tuntutan Perlawanan Palestina, yang Hamas berusaha mewujudkannya, adalah legal, manusiawi, dan objektif. Menurutnya, tuntutan-tuntutan tersebut merupakan hak minimum rakyat yang tiap hari dibantai dan ditelantarkan di depan mata dunia.
Diberitakan Fars, Marzouki, apa yang dialami warga Palestina di Gaza adalah genosida sistematis. Masyarakat internasional, katanya, harus berhenti menggunakan standar ganda dalam menyikapi bencana ini.
“Sikap Pemerintah AS terkait kesepakatan gencatan senjata bukan hal baru. Itu adalah perpanjangan lumrah dukungan serta partisipasi AS dalam agresi Israel ke Gaza sejak awal,” kata Marzouki.
“AS mendukung Rezim Pendudukan sepenuhnya dari sisi militer dan politik. AS memberikan lampu hijau agar Israel melanjutkan kebijakan pelaparan, penghancuran, dan pengusiran warga Gaza.”
“Sikap AS ini akan memberi legalitas kepada tahap baru kejahatan dan pelanggaran, juga melenyapkan tiap peluang untuk meraih keadilan dan perdamaian di Kawasan.”
“Tindakan AS bukan lagi keberpihakan murni, namun merupakan penghinaan langsung terhadap masyarakat internasional dan Arab, serta pelanggaran nyata atas hukum internasional; hukum yang selama 2 tahun terakhir telah dicederai lantaran dasar-dasarnya terus dilanggar.”
“Saat ini, tanggung jawab negara-negara Arab bukan sekadar merasa cukup dengan mengecam kejahatan-kejahatan ini. Mereka harus menekan kepentingan AS di Kawasan, demi memengaruhi sikapnya secara praktis dan memaksanya mengakhiri perang brutal ini,” tandas Marzouki.
Kantor Penerangan Pemerintahan Gaza mengumumkan, hingga kini sebanyak 122 orang, termasuk 83 anak, telah syahid karena kelaparan dan malnutrisi. Penyebabnya adalah Israel melarang masuknya bantuan makanan ke Gaza.
Pada hari Jumat 25 Juli kemarin, Kemenkes Gaza mengumumkan bahwa sejak agresi Israel pada Oktober 2023, sebanyak 59.676 orang syahid dan 143.965 lainnya terluka.
