Korps Garda Revolusi Siap Hancurkan Front Penjajah
POROS PERLAWANAN — Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam sebuah pernyataan menegaskan: “Iran, dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya, berdiri tegak di jalan mewujudkan peradaban baru Islam dan menghadapi segala bentuk ancaman serta konspirasi arogan dan Zionis.”
Menurut laporan Sepah News pada Minggu 17 Agustus, IRGC dalam pernyataannya memperingati 26 Mordad (“26 Mordad” merujuk pada 17 Agustus dalam kalender Iran, diperingati sebagai hari kembalinya tahanan perang Iran setelah Perang Iran-Irak (1980-1988)) dan menekankan: “Para pejuang yang dibebaskan adalah simbol nyata dari perlawanan aktif dan harapan strategis, sebuah kebenaran yang tecermin dalam Pertahanan Suci 8 tahun melawan rezim Ba’ath, perjuangan Front Perlawanan Palestina, serta kekalahan beruntun rezim Zionis dan pendukung Amerikanya di Kawasan. Pengalaman mereka membuktikan bahwa kekuatan iman, persatuan nasional, dan keteguhan revolusioner mampu menjungkalkan mesin perang terbesar dan politik hegemonik.”
Berikut teks lengkap pernyataan IRGC:
Bismillahirrahmanirrahim
“Tanggal 26 Mordad, hari kembalinya para pejuang yang dibebaskan ke pelukan Tanah Air Islam, mengingatkan kita pada kesabaran Ilahi, tekad baja, dan iman kokoh yang mengibarkan bendera kemuliaan bangsa Iran di medan ujian paling berat.
Para pahlawan tanpa pamrih ini tidak hanya menggagalkan rencana musuh Ba’ath dan pendukung Timur-Barat-nya dengan keberanian selama masa penahanan, tetapi setelah kembali, mereka juga menjadi penggerak utama cita-cita Revolusi Islam melalui peran aktif di bidang sains, budaya, manajemen, sosial, dan pembangunan. Mereka telah menorehkan kontribusi abadi dalam perjalanan bangsa Iran menuju peradaban baru.
Para pejuang yang dibebaskan adalah simbol nyata perlawanan aktif dan harapan strategis, sebuah kebenaran yang terlihat dalam Pertahanan Suci 8 tahun, perjuangan Front Perlawanan Palestina, serta kekalahan berulang rezim Zionis dan pendukung Amerikanya. Pengalaman mereka membuktikan bahwa iman, persatuan nasional, dan keteguhan revolusioner mampu mengalahkan mesin perang terbesar dan politik penindas.
IRGC, dengan mengenang syuhada mulia Pertahanan Suci, baik di medan tempur melawan rezim Ba’ath maupun di penjara-penjara Saddam yang kejam menegaskan komitmen abadinya pada cita-cita Imam Khomeini (r.a), Pemimpin Agung (semoga Allah melindunginya), dan bangsa Iran yang mulia. Terinspirasi oleh keteladanan para pejuang yang dibebaskan, IRGC menegaskan: ‘Bangsa Iran yang agung dan terhormat, dengan tekad lebih kuat dari sebelumnya, tegak berdiri di jalan mewujudkan peradaban baru Islam dan melawan segala ancaman serta konspirasi arogan dan Zionis’.
Musuh-musuh Iran harus tahu: Bangsa yang anak-anaknya bertahun-tahun dalam belenggu penjajah tetap menolak menyerah dan mengibarkan panji kemuliaan, kini, dengan pengalaman, iman, dan kekuatan yang berlipat siap menghancurkan front setiap penjajah dan rencana jahat terhadap keamanan dan masa depan Tanah Airnya.
Dengan karunia Allah dan janji pertolongan-Nya, sebagaimana para pejuang kita dibebaskan dari penjara, bangsa-bangsa tertindas di Kawasan juga, berkat perlawanan dan kebangkitan Islam akan mengusir penjajah Zionis dan Amerika dari tanah mereka dan memperluas geografi perlawanan hingga kemenangan akhir umat Islam tercapai.”
Korps Garda Revolusi Islam
