Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Media Ibrani: 700 Hari Perang Gaza Rugikan Israel Ratusan Miliar Dolar

Dipusingkan Kelangkaan Personel, Militer Israel Terpaksa Rekrut Serdadu di Atas Usia 50 Tahun

POROS PERLAWANAN – Sebuah media berbahasa Ibrani mengakui bahwa kelanjutan perang di Jalur Gaza, yang kini telah berlangsung selama 700 hari, membawa kerugian ekonomi dan reputasi yang signifikan bagi Israel.

Menurut Kantor Berita Tasnim pada Jumat 5 September, jurnalis dan analis Zionis, Rami Yazdhar menulis di situs Berita Israel bahwa sekitar 500 dari 700 hari konflik tersebut tidak perlu dan berdampak merugikan bagi Israel.

“Jika kita menganalisis 700 hari perang di Jalur Gaza, sedikitnya 500 hari di antaranya tidak perlu dan menghancurkan bagi Israel,” kata Yazdhar. Ia menambahkan bahwa periode tersebut menimbulkan konsekuensi negatif jangka panjang bagi Israel dan komunitas Yahudi di seluruh dunia.

Analis tersebut menilai bahwa perang panjang ini sebagian besar dipertahankan untuk kepentingan politik domestik.

“Kita melanjutkan perang selama 500 hari tanpa alasan yang jelas hanya dengan satu tujuan, yaitu mempertahankan posisi Benyamin Netanyahu di tampuk kekuasaan, yang ia impikan untuk dipertahankan selamanya dan diubah menjadi kediktatoran otokratis,” ujar Yazdhar.

Ia juga menekankan dampak ekonomi: “Perang yang telah berlangsung sangat lama ini telah menghabiskan biaya ratusan miliar Dolar, dan kita akan dipaksa membayarnya selama bertahun-tahun. Biaya ini akan terasa melalui pengurangan layanan di semua tingkatan dan sektor.”

Selain kerugian ekonomi, Yazdhar menyebutkan dampak reputasi Israel secara global:

“Perang panjang ini telah mengubah kita menjadi orang jahat di mata miliaran orang di bumi. Generasi penduduk dunia yang berusia di bawah empat puluh tahun memandang Zionisme sebagai gerakan teroris ekstremis yang kecanduan pembunuhan, kejahatan, dan balas dendam.”

Menurut analis Israel ini, setiap hari tambahan perang di Gaza hanya memperburuk situasi dalam negeri dan internasional:

“Setiap hari tambahan yang kita habiskan di Jalur Gaza membuat situasi di Israel semakin buruk, dan masalah besarnya, kegilaan ini, semakin tak terkendali.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *