Yaman: Israel Harus Siap Menerima Respons Keras
POROS PERLAWANAN – Kementerian Luar Negeri Yaman menegaskan bahwa rezim Zionis Israel akan membayar mahal atas agresinya terhadap Yaman.
Menurut Tasnim International News Agency pada Kamis (11/9), pernyataan resmi Kemlu Yaman menyebutkan bahwa serangan Israel terhadap warga sipil dan kawasan permukiman merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta prinsip hak asasi manusia.
Kemlu Yaman juga menyampaikan apresiasi terhadap Angkatan Udara Yaman yang berhasil menghadapi jet tempur Israel.
Lebih lanjut, Kemlu Yaman mengutuk sikap diam komunitas internasional terhadap kejahatan Israel di Yaman, Gaza, dan sejumlah negara kawasan. Agresi tersebut, ditegaskan dalam pernyataan itu, justru akan memperkuat solidaritas dan dukungan rakyat Yaman terhadap perjuangan Palestina.
Sementara itu, televisi satelit Yaman Al-Youm melaporkan bahwa gedung Kantor Berita Saba, kantor berita resmi Yaman ikut menjadi sasaran serangan Israel pada sore hari ini.
Serangan malam hari dilaporkan juga menyasar kantor kepresidenan, pusat komando militer, area Jabal al-Hifa, serta pembangkit listrik Haziz.
Selain itu, juru bicara Perusahaan Minyak Yaman menyatakan kepada Al-Masirah bahwa Israel turut menargetkan pusat medis milik Departemen Kesehatan di Jalan Al-Satin, barat daya ibu kota Sanaa.
