Polisi Israel Serbu Perpustakaan Al-Aqsa Jelang Kedatangan Netanyahu
POROS PERLAWANAN – Polisi Rezim Pendudukan menyerbu perpustakaan al-Aqsa dan melanjutkan operasi pembongkaran di Masafar Yatta. Sementara itu, penyerbuan aparat keamanan Zionis dikabarkan meningkat di Ramallah, Tubas, dan Jenin di tengah bentrokan sporadis.
Diberitakan al-Mayadeen, Militer Israel meningkatkan serangan mereka pada hari Senin 15 September, ketika polisi Rezim Zionis menyerbu perpustakaan Masjid al-Aqsa dan mengusir para pelajar dan pekerja di sana,. Tindakan ini dilakukan sebagai persiapan untuk kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke kawasan istana Umayyah yang berbatasan dengan Masjid al-Aqsa dari sisi selatan.
Pada saat yang sama, Otoritas Pendudukan mengumumkan rencana pembongkaran lima rumah di Masafar Yatta, selatan Hebron di Tepi Barat. Pembongkaran itu merupakan bagian dari kebijakan perluasan pemukiman dan hukuman kolektif yang menargetkan penduduk daerah tersebut.
Bentrokan meletus di kota Beitunia, sebelah barat Ramallah, setelah pasukan Rezim Zionis menyerbu kota tersebut dan melepaskan gas air mata. Kabarnya tidak ada korban jiwa atau penangkapan dalam penyerbuan tersebut.
Pasukan Rezim Pendudukan juga menyerbu desa Tiyasir di timur Tubas dan mendirikan pos pemeriksaan di tengah desa.
Di Jenin, Militer Zionis menyerbu kota Barta’a di barat daya provinsi tersebut dan menangkap sekelompok pekerja setelah menggerebek rumah-rumah dan toko-toko.
Pemerintah kota Barta’a menegaskan bahwa penggerebekan harian ini mengganggu kehidupan penduduk dan merupakan hukuman kolektif.
