Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Jenderal Fadavi: AS Minta Perang Iran vs Israel Diakhiri Lewat Emir Qatar

POROS PERLAWANAN – Wakil Panglima Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Fadavi mengungkapkan bahwa Amerika Serikat meminta Emir Qatar menjadi perantara untuk mengakhiri perang Iran–Israel terbaru.

“Dalam perang baru-baru ini, seluruh dunia bersatu untuk mengalahkan kami. Namun ketika mereka sadar tidak mampu, mereka segera menyerah dan meminta Emir Qatar agar perang dihentikan,” kata Fadavi dalam upacara pelantikan Komandan IRGC Provinsi Hamedan, pada Selasa 23 September, dikutip Tasnim.

Fadavi menegaskan bahwa sejak Revolusi Islam, Iran telah berulang kali menghadapi kekuatan besar dunia. “Kami pernah mengalahkan dua negara adidaya dalam perang besar dan memperkuat akar Revolusi. Selama 47 tahun, meski terus ditekan, Iran tetap berdiri dan maju. Pertumbuhan ilmiah kami bahkan 11 kali lipat dari rata-rata dunia,” ujarnya.

Menurutnya, perang menjadi ajang yang mempercepat kemandirian militer dan semangat Revolusi. Ia menyebut kemenangan di berbagai medan perlawanan, dari Afghanistan hingga Palestina, sebagai buah dari pengalaman perang.

Fadavi juga menyinggung kegagalan berulang Amerika Serikat. “Mereka meyakinkan sekutu bahwa Republik Islam akan runtuh. Namun, kenyataannya, justru Amerika yang dipermalukan. Kami percaya janji Allah itu benar, dan selama kami memenuhi kewajiban kami, kemenangan akan berpihak pada umat ini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa IRGC berkomitmen melanjutkan garis perjuangan. “Kami telah mempermalukan Amerika selama bertahun-tahun, dan proses ini akan terus berlanjut. Kebanggaan kami adalah menjadi abdi rakyat. Hanya dengan mengabdi, seseorang yakin bahwa amalnya akan berbuah di akhirat,” kata Fadavi menutup pidatonya.

Tags: