Para Pekerja Pelabuhan Italia Tolak Layani Kapal Israel
POROS PERLAWANAN – Sebuah kapal Israel meninggalkan pelabuhan Livorno di Italia tanpa memuat atau membongkar muatan apa pun. Media Italia melaporkan, hal ini lantaran para pekerja mengancam akan melakukan pemogokan.
Dikutip Kantor Berita Saba dari media Italia, para pekerja di pelabuhan Livorno mengumumkan pada Selasa 1 Oktober bahwa mereka akan melakukan pemogokan dan tidak akan ikut serta dalam operasi pembongkaran atau pemuatan muatan, menyusul merapatnya kapal Zim Virginia, yang membawa muatan ke Israel, ke pelabuhan kota tersebut. Akibatnya, kapal tersebut terpaksa meninggalkan pelabuhan tanpa memuat atau membongkar muatan apa pun.
Gianfranco Francesi, seorang pejabat dari Serikat Buruh Umum Italia (CGT), serikat buruh terbesar di Livorno, menjelaskan bahwa kapal Zim Virginia berlabuh pada Selasa pagi. Tetapi para pekerja pelabuhan segera menegaskan bahwa mereka akan mempertahankan pelabuhan mereka dan tidak akan memuat atau membongkar barang apa pun.
“Kami sekali lagi menekankan bahwa apa yang terjadi di Gaza bukanlah perang, melainkan genosida sejati yang dilakukan oleh pemerintah Nazi-fasis Benyamin Netanyahu,” kata Francesi.
Dalam beberapa minggu terakhir, pekerja pelabuhan di Italia telah mencegah kapal-kapal yang mengangkut bahan peledak atau bahan bakar ke Israel untuk bersandar di pelabuhan-pelabuhan seperti Genoa, Ravenna, Taranto, dan Marghera di Venesia, serta Livorno.
Dalam perkembangan terkait, serikat pekerja secara bulat memutuskan untuk menyerukan pemogokan umum jika Militer Israel menghentikan Konvoi Global Sumud yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Konvoi Global Sumud, yang bertujuan untuk memecahkan blokade Israel di Jalur Gaza, mengumumkan pada Rabu dini hari bahwa mereka telah “mendekati pantai Jalur Gaza dan masuk ke zona berisiko tinggi.”
