Loading

Ketik untuk mencari

Profil

Wall Street Journal: AS Cabut Pembatasan Serangan Rudal Jarak Jauh Ukraina ke Rusia

POROS PERLAWANAN — The Wall Street Journal melaporkan pada Rabu (22/10), bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mencabut pembatasan penggunaan rudal jarak jauh buatan Barat oleh Ukraina untuk menyerang sasaran jauh di dalam wilayah Rusia.

Mengutip laporan IRNA pada Kamis (23/10), The Wall Street Journal menyebut bahwa langkah ini memungkinkan Ukraina memperluas serangan terhadap target di wilayah Rusia serta meningkatkan tekanan terhadap Kremlin.

Kebijakan tersebut muncul seiring upaya Trump menekan Moskow agar bersedia merundingkan akhir perang, sekaligus menolak pengiriman rudal jelajah Tomahawk buatan Amerika Serikat ke Kiev.

Sehari setelah keputusan itu, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Ukraina telah melancarkan serangan rudal jelajah Storm Shadow, yang dikirim Inggris ke Kiev terhadap fasilitas produksi bahan bakar roket dan amunisi di kota Bryansk, Rusia.

Laporan itu menunjukkan bahwa serangan tersebut dimungkinkan berkat kebijakan baru Washington yang mencabut pembatasan sebelumnya.

Mengutip pejabat AS, The Wall Street Journal menambahkan, Ukraina diperkirakan akan meningkatkan intensitas serangan ke wilayah Rusia. Namun karena AS turut memberikan informasi intelijen mengenai target-target di Rusia, Washington tetap memiliki kendali dalam membatasi penggunaan rudal oleh Kiev.

Perang Rusia–Ukraina masih berlanjut. Trump baru-baru ini menyatakan keraguannya bahwa Kiev dapat memenangkan konflik tersebut. Ia juga mendesak Kiev dan Moskow untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun, setelah pertemuan panjang dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Washington pada Jumat lalu.

Sementara itu, Zelensky yang datang ke Washington dengan harapan menerima rudal Tomahawk, mengungkapkan, Presiden AS memutuskan untuk tidak mengirim sistem tersebut ke Kiev setelah berbicara melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sebagai catatan, rudal jelajah Tomahawk memiliki jangkauan hingga 2.500 kilometer dan membawa hulu ledak seberat 450 kilogram (sekitar 922 pon), menjadikannya sistem persenjataan dengan kemampuan jauh melampaui seluruh rudal jarak jauh yang sejauh ini diterima Ukraina dari sekutu Baratnya.

Tags: