Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Senator Yahudi AS Sebut Negaranya ‘Ditawan Oligarki Miliarder Lobi Zionis’

Senator Yahudi AS: AS Ditawan Oligarki Miliaderde Lobi Zionis

POROS PERLAWANAN – Senator Bernie Sanders, seorang politisi independen dan salah satu tokoh terkemuka dari sayap kiri AS, mengkritik pedas Komite Urusan Publik AS dan Israel (AIPAC) serta Pemerintah sayap kanan Israel. Ia menuduh kelompok ini mengandalkan harta para miliarde dalam membungkam suara kubu progresif AS dan memberikan dukungan mutlak kepada Benjamin Netanyahu.

“Hal yang membedakan AIPAC adalah bahwa pada dasarnya mereka adalah oligarki miliarder… yang berjuang untuk mempertahankan status quo,” ujar Sanders saat diwawancarai Axios, diberitakan Fars.

Pernyataan Sanders ini, yang merupakan salah satu politisi Yahudi paling terkenal di Senat, merefleksikan perpecahan yang kian dalam di Partai Demokrat terkait dukungan AS untuk Israel; perpecahan antara aliran utama partai dan sayap kiri progresif yang menentang kebijakan Netanyahu dalam perang Gaza.

Dalam wawancara dan buku barunya yang berjudul “Fight Oligarchy”, Sanders mengkritik kelas hartawan yang menurutnya mengendalikan sebagian besar ekonomi, politik, dan media Amerika, serta menghalangi rakyat untuk bersatu demi mewujudkan masyarakat yang lebih adil.

Ia menyebut AIPAC sebagai bagian dari struktur kekuasaan ini dan mengatakan, kelompok ini menjadikan “tuduhan anti-Semitisme” sebagai alat untuk membungkam suara-suara kritis terhadap kebijakan Israel.

“AIPAC selama bertahun-tahun telah sukses dalam mengalahkan banyak calon progresif yang hanya mengatakan kebenaran; hal sama yang dipercaya oleh kebanyakan orang Amerika.”

AIPAC adalah salah satu kelompok lobi paling berpengaruh di Washington, yang menghabiskan jutaan Dolar melalui Super PACs untuk pemilu di AS. AIPAC kerap menjadi bulan-bulanan kubu progresif lantaran dukungan tanpa syaratnya terhadap Israel.

Dalam wawancara dengan Axios. Sanders (84 tahun) mengingat bahwa ia bersemangat saat Israel didirikan, karena beberapa anggota keluarganya tewas dalam Holocaust. Namun, ia menegaskan,“Saya bangga menjadi seorang Yahudi. Tetapi itu tidak berarti saya mendukung Pemerintahan Israel yang kejam dan melakukan tindakan-tindakan biadab terhadap rakyat Palestina.”

Dia juga memperingatkan bahwa tuduhan anti-Semitisme tidak boleh digunakan untuk menutupi pelanggaran hak asasi manusia di Gaza. Sanders menambahkan bahwa anti-Semitisme harus dikutuk sama seperti rasisme terhadap orang kulit hitam, Latin, dan minoritas jenis kelamin di Amerika.

Analis mengatakan bahwa pernyataan Sanders adalah tanda perubahan politik di Amerika, terutama di kalangan generasi muda Demokrat, yang secara konsisten menentang dukungan finansial dan militer untuk Pemerintahan Netanyahu.

Dalam akunnya di Twitter, Sanders juga mengkritik langkah Trump untuk membuat aula pesta dansa di Gedung Putih. Ia mengatakan, “Trump sedang menghancurkan Gedung Putih untuk membangun aula pesta dansa senilai 300 juta Dolar yang dibiayai oleh teman-teman miliardernya. Tapi ini bukan masalahnya. Dia sedang menghancurkan konstitusi. Sistem pengawasan keamanan kita sedang dihancurkan. Demokrasi kita dihancurkan.”

Berdasarkan foto-foto yang diambil pada hari Kamis oleh Associated Press, seluruh bagian timur Gedung Putih telah dihancurkan; Langkah ini merupakan bagian dari rencana Donald Trump untuk membangun sebuah aula pesta dansa besar.

Tags: