Al-Houthi: Kami Siap Hadapi Segala Tindakan Bodoh yang Mungkin Dilakukan Musuh
POROS PERLAWANAN — Anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mohammed Ali al-Houthi, memperingatkan Rezim Zionis agar tidak melanggar perjanjian gencatan senjata di Gaza. Ia menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi setiap tindakan bodoh yang mungkin dilakukan oleh musuh kriminal Zionis.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim pada Jumat 24 Oktober, Al-Houthi menyampaikan belasungkawa atas gugurnya seorang Anggota Dewan Militer Gerakan Jihad Islam Palestina.
Pemimpin Gerakan Ansharullah Yaman itu menegaskan bahwa negaranya terus memantau kepatuhan musuh terhadap perjanjian gencatan senjata Gaza.
“Kami menegaskan kepada semua pihak bahwa Yaman senantiasa memantau setiap pelanggaran yang dilakukan musuh terhadap perjanjian tersebut. Kami sepenuhnya siap menghadapi setiap upaya pelanggaran dan setiap langkah yang melewati garis merah,” ujarnya.
Al-Houthi menambahkan: “Angkatan Bersenjata Yaman dan para pemimpinnya berada dalam tingkat kesiagaan tertinggi untuk menghadapi segala bentuk kebodohan yang mungkin dilakukan oleh musuh kriminal Zionis.”
Ia juga mengecam keras berlanjutnya pengepungan, penghalangan bantuan kemanusiaan, dan pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan oleh Rezim Zionis.
Dalam pidatonya, Al-Houthi turut menyalahkan Amerika Serikat serta para mediator internasional yang dianggap mengabaikan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh Rezim Zionis, dan memperingatkan tentang bahaya yang timbul akibat kelalaian tersebut.
