PM Kanada: Dunia Akan Terus Berjalan di Jalurnya Bahkan Tanpa Amerika
POROS PERLAWANAN – Perdana Menteri Kanada, Mark Carney menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak seharusnya melebih-lebihkan perannya dalam dinamika internasional. Ia menegaskan, “Dunia akan terus berjalan di jalurnya bahkan tanpa Amerika.”
Menurut IRNA, pada Senin 24 November, mengutip Bloomberg News, Carney berbicara kepada wartawan setelah penutupan KTT G-20 di Johannesburg, Afrika Selatan. Merujuk pada terselenggaranya KTT tersebut tanpa kehadiran Amerika Serikat, ia menambahkan: “Dunia dapat melanjutkan jalannya dan membuat kemajuan dalam berbagai isu tanpa AS. Konsensus yang dicapai pada KTT para pemimpin G-20 di Johannesburg sangat penting, meskipun Washington memboikot pertemuan tersebut.”
Perdana Menteri Kanada itu juga menekankan bahwa G-20 mencakup negara-negara yang mewakili tiga perempat populasi dunia, dua pertiga PDB global, serta tiga perempat perdagangan internasional. “Semua fakta ini menunjukkan bahwa pusat gravitasi ekonomi global sedang berubah,” ujarnya.
Menurut laporan IRNA, Carney sebelumnya mengatakan kepada wartawan di sela-sela pertemuan para pemimpin G-20 bahwa Pemerintahannya tengah fokus pada masa depan Kanada dan pembangunan kemitraan-kemitraan baru. Ia menyebut kemungkinan adanya dialog dengan Presiden AS di masa mendatang.
Carney menegaskan dirinya siap berdialog, seraya menambahkan: “Kami akan kembali menjalin pembicaraan dengan Amerika Serikat pada waktu yang tepat.”
Ia juga menuturkan bahwa saat ini tidak ada isu mendesak yang perlu ia sampaikan kepada Presiden AS. Namun, bila Washington bersedia membuka kembali diskusi dagang, Kanada akan memasukkan negosiasi lanjutan ke dalam agenda resmi.
Ibu Kota ekonomi Afrika Selatan, Johannesburg menjadi tuan rumah para pemimpin negara-negara G-20 dalam pertemuan dua hari yang dimulai pada Sabtu 22 November.
G-20 merupakan organisasi antarpemerintah yang terdiri dari 19 negara, Uni Eropa (UE), dan Uni Afrika (AU). Kelompok ini berfokus pada isu-isu besar dalam perekonomian global, termasuk stabilitas keuangan internasional, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan.
