Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Media Ibrani: Rentan Jadi Korban Perang dengan Hamas, Tank Merkava 4 Israel Terpaksa ‘Dipensiunkan Dini’

POROS PERLAWANAN – Sejumlah sumber Militer Israel mengungkapkan bahwa serangan Hamas terhadap Unit Lapis Baja Israel menyebabkan tank Merkava 4, kebanggaan industri pertahanan Israel, mengalami kerusakan parah dan bahkan dinyatakan tidak lagi layak operasional.

Mengutip laporan Radio Angkatan Darat Israel, pada Senin 24 November, Tasnim memberitakan bahwa tindakan pasukan Hamas dalam perang terbaru membuat Merkava 4 ditarik dari dinas aktif untuk dilakukan peninjauan dan perubahan strategis. Media berbahasa Ibrani itu menyebut Hamas telah mempelajari kelemahan tank tersebut selama bertahun-tahun.

Menurut laporan tersebut, Hamas berhasil mengumpulkan data teknis mengenai kekuatan dan kerentanan Merkava 4, melatih Unit Anti-Tanknya, khususnya pasukan Brigade Qassam dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi kendaraan-kendaraan tempur itu. Bahkan sebagian operasi pada 7 Oktober 2023 disebut diserahkan kepada Unit khusus ini.

Hasil investigasi internal Militer Israel setelah peristiwa 7 Oktober mengungkapkan bahwa Hamas mampu melumpuhkan tank di sekitar Jalur Gaza dan sempat berupaya menguasai beberapa unit untuk dibawa masuk ke wilayah tersebut. Penyidik Militer Israel mendapati adanya celah informasi signifikan yang dimanfaatkan Hamas.

Radio Angkatan Darat Israel menyebut para komandan terkejut ketika mengetahui bahwa sebagian pejuang Hamas memahami titik-titik struktural yang dapat melumpuhkan Merkava 4 dalam waktu singkat. Selama berbulan-bulan, Militer Israel mencari sumber kebocoran tersebut.

Pada akhirnya, para peneliti Militer Israel menyimpulkan bahwa Hamas memanfaatkan informasi terbuka yang dipublikasikan oleh tentara Israel sendiri di media sosial. Data lokasi pangkalan sensitif, rekaman pelatihan, serta informasi teknis lainnya diduga menjadi sumber intelijen berharga. Bahkan, Hamas dilaporkan memperoleh materi dari fasilitas pelatihan lapis baja Israel.

Temuan investigasi menunjukkan Hamas menggunakan informasi tersebut untuk merancang program pelatihan khusus bagi pasukan elitenya, termasuk pembuatan replika tank Merkava ukuran penuh untuk latihan pengoperasian.

Tank Merkava 4 sendiri dilaporkan sedang dipensiunkan dari layanan aktif, meskipun merupakan varian terbaru dari lini produksi Merkava.

Surat kabar Ibrani Kalkalist melaporkan bahwa kerusakan signifikan yang dialami Merkava 4 dalam Perang Gaza mendorong Kementerian Perang Israel mengalokasikan dana sekitar USD 210 juta untuk peningkatan sistem tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *