Loading

Ketik untuk mencari

Afrika

Menhan Somalia Tanggapi Hinaan Trump kepada Negaranya

Menhan Somalia Tanggapi Hinaan Trump kepada Negaranya

POROS PERLAWANAN – Menteri Pertahanan Somalia merilis pernyataan menyusul ejekan yang dilontarkan Presiden AS terhadap rakyat Somalia.

Diberitakan Fars, Ahmed Moallim Fiqi pada hari Kamis 11 Desember menyatakan, rakyat Somalia tidak akan menerima penghinaan setelah Presiden AS, Donald Trump kembali mengejek mereka.

Dalam pernyataannya, Fiqi mengatakan bahwa Trump seharusnya fokus kepada memenuhi janji-janjinya kepada rakyat Amerika, daripada sibuk dengan urusan Somalia.

Pada Selasa lalu, Trump mengecam imigrasi dari negara-negara dunia ketiga saat berpidato di Pennsylvania.

“Kita selalu menerima orang dari Somalia, yang merupakan tempat penuh bencana. Di sana kotor, menjijikkan, dan penuh kejahatan,” klaim Trump.

Meneruskan hinaannya, Presiden AS tersebut mengatakan,“Satu-satunya hal yang mereka kuasai adalah mengejar kapal. (Trump merujuk pada pembajakan di laut). Somalia bukanlah negara, Mereka tidak memiliki tentara, parlemen, atau pasukan keamanan.”

Setelah penembakan dua tentara Garda Nasional oleh seorang warga Afghanistan di Washington, Trump mengumumkan pada akhir November lalu bahwa ia berencana menghentikan imigrasi dari “negara-negara dunia ketiga”.

Ia juga mengancam akan membatalkan jutaan persetujuan yang diberikan selama masa jabatan Joe Biden dan mendeportasi siapa pun yang tidak memberikan kontribusi bagi negara.

Menteri Pertahanan Somalia mengucapkan terima kasih atas dukungan militer AS dalam memerangi pasukan al-Qaeda di negara tersebut. Namun pada saat yang sama, ia menolak deskripsi Trump tentang rakyat negaranya.

“Orang-orang Somalia di seluruh dunia dikenal karena kerja keras mereka. Mereka dikenal karena mampu menghadapi kesulitan. Mereka telah menghadapi banyak kesulitan dan musuh, termasuk mereka yang menyangkal keberadaan mereka, menghina mereka, membunuh mereka, atau mempermalukan mereka. Mereka telah mengatasi semua itu dan berhasil bertahan hidup,” tandas Fiqi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *