Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

AS Masih Kewalahan Kejar Kapal Tanker Bella-1

AS Masih Kewalahan Kejar Kapal Tanker Bella-1

POROS PERLAWANAN – Pada hari Selasa 20 Desember, sebuah surat kabar AS melaporkan, operasi militer AS untuk menyita sebuah kapal tanker minyak masih berlangsung dan telah memasuki hari kesembilan.

Dilansir Fars. New York Times memberitakan bahwa kapal tanker Bella-1 sedang menuju Greenland atau Islandia.

Kapal tanker raksasa tersebut menggagalkan upaya Garda Pantai AS untuk menyita kapal tersebut pada 21 Desember. Bella-1 mengubah arah dan berhasil lolos dari blokade laut AS.

New York Times menulis, para awak kapal baru-baru ini melukis bendera Rusia di lambung kapal untuk menyiratkan bahwa mereka berada di bawah perlindungan Negeri Beruang Merah.

Pada 21 Desember, Garda Pantai AS mencoba menghentikan kapal tersebut di Laut Karibia saat sedang menuju Venezuela. Namun, Bella-1 mengabaikan perintah Garda Pantai AS dan mengubah arah.

Tindakan ini merupakan bagian dari kebijakan semiblokade ekonomi Pemerintahan Donald Trump terhadap Pemerintah Venezuela. Kebijakan ini menargetkan minyak sebagai sumber pendapatan utama negara tersebut.

Kapal tersebut baru-baru ini mengubah arahnya ke barat laut dan tampaknya sedang menuju Greenland atau Islandia, bukan ke Mediterania. Diperkirakan saat ini kapal tersebut tidak membawa muatan di dek.

New York Times melaporkan bahwa transponder penentu posisi kapal telah dimatikan sejak 17 Desember, sehingga media tidak dapat melacaknya.

Pihak Garda Pantai AS telah menyita dua kapal tanker lain di Karibia dalam beberapa pekan terakhir. Salah satunya kini ditahan di pelabuhan di Texas. Pejabat federal telah mengumumkan niat mereka untuk menyita lebih banyak kapal tanker yang terlibat dalam perdagangan minyak Venezuela.

Upaya ini merupakan bagian dari kampanye tekanan terhadap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, yang dituduh oleh Pemerintahan Trump telah “membanjiri pasar AS dengan obat bius.”

Maduro, yang menolak tuduhan tersebut, menuduh Washington melakukan pembajakan dan berusaha mencuri sumber daya alam negaranya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *