Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Putri Imam Khomeini Deklarasikan Loyalitas kepada Wali Faqih

Putri Imam Khomeini Deklarasikan Loyalitas kepada Wali Faqih

POROS PERLAWANAN – Dalam surat yang ditujukan kepada Ayatullah Ali Khamenei, putri Imam Khomeini mengungkap keprihatinannya atas serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran tersebut. Dalam surat tersebut, Dr. Zahra Mostafavi menyatakan bahwa setelah empat dekade permusuhan terselubung, musuh menganggap penghapusan Wilayatul Faqih sebagai satu-satunya cara untuk mengalahkan Iran.

Dilansir al-Alam, berikut adalah teks lengkap surat putri Imam Khomeini tersebut:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyayang

Kepada Yang Mulia, Pemimpin Tertinggi

Yang Mulia Ayatullah Khamenei (semoga Allah melindunginya)

Teriring salam dan hormat,

“Saya mengucap syukur kepada Allah dari lubuk hati yang paling dalam, yang setelah Imam Khomeini, telah mengaruniakan kepada umat Islam seorang pemimpin yang bijaksana, setia, kuat, dan teguh, yaitu Yang Mulia. Anda adalah seorang nakhoda yang memahami seluk-beluk lautan politik, yang telah mengarahkan kapal Revolusi dan Iran dengan aman melalui gelombang berbahaya konspirasi dalam dan luar negeri. Hingga hari ini, kawan dan lawan pun berbicara tentang Iran tercinta dengan rasa hormat. Semua ini adalah berkat karunia Allah, rasa syukur bangsa, dan kepemimpinan yang bijaksana Anda.

“Dalam beberapa hari terakhir, konspirasi dan permusuhan terhadap Iran telah meningkat. Setelah empat dekade permusuhan terselubung, musuh yang licik telah menyimpulkan bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan Iran dan mengembalikan penghinaan era Pahlavi, atau yang lebih buruk lagi, adalah dengan menghilangkan Wilayatul Faqih dari pilar-pilar Pemerintahan Iran. Oleh karena itu, dalam semua kerusuhan selama dua atau tiga dekade terakhir, musuh dan agen-agen terorganisirnya di dalam negeri, serta orang-orang yang tertipu dan tidak tahu, telah menargetkan Anda selaku pemimpin tercinta dan nahkoda kapal besar Iran. Meskipun saya tahu bahwa orang-orang yang tertipu ini masih didoakan oleh Anda, namun hati kami, sebagai bangsa Iran, terluka oleh serangan-serangan yang ditujukan kepada pribadi Anda. Kami menyesali kegagalan kami dalam menjaga martabat kepemimpinan.

“Di setiap titik kritis, rakyat bermartabat Iran telah menunjukkan dengan kehadiran mereka bahwa mereka adalah pendukung Pemimpin Tertinggi mereka. Kami berkata kepada Presiden kriminal AS serta semua musuh Anda dan Iran yang tercinta dan bermartabat: ‘Para prajurit yang dulu mendukung Imam Khomeini (semoga Allah merahmati jiwanya) hari ini adalah prajurit dan pendukung Wali Faqih zaman ini. Mereka tidak akan segan-segan dalam mempertahankan Tanah Air dan keyakinan mereka.”

“Semoga kedamaian, rahmat, dan berkah Allah senantiasa menyertai Anda.”

Tags: