Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Militer Iran: Seluruh Pangkalan AS di Kawasan Masuk Jangkauan Rudal dan Drone

POROS PERLAWANAN — Militer Iran menegaskan seluruh pangkalan Amerika Serikat di kawasan Asia Barat berada dalam jangkauan tembak rudal dan drone Angkatan Bersenjata Iran. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya tensi geopolitik serta wacana agresi baru terhadap Teheran.

Mengutip Al Alam pada Sabtu 31 Januari, Juru Bicara Militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akrami Nia menyatakan potensi agresi baru tidak akan berdampak terbatas, melainkan berisiko memicu perang berskala besar yang meluas ke seluruh Asia Barat.

“Agresi baru tidak akan terbatas pada satu hal tertentu, tetapi dapat menyebabkan pecahnya perang skala besar yang mencakup seluruh Asia Barat,” kata Akrami Nia.

Akrami Nia menegaskan Iran akan merespons secara cepat dan tegas terhadap serangan apa pun. Militer Iran, menurutnya, telah menyiapkan rencana pertahanan sekaligus penyerangan untuk menghadapi berbagai skenario.

Selain itu, Akrami Nia menyampaikan perbaikan telah dilakukan terhadap sistem pertahanan udara Iran pasca-agresi sebelumnya. Sejumlah sistem disebut diganti, sementara sistem baru diperkenalkan untuk memperkuat kemampuan pencegahan.

Akrami Nia juga menekankan Angkatan Bersenjata Iran berada pada tingkat kesiapan tertinggi.

Sementara itu, Juru Bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Parlemen Iran, Ibrahim Rezaei menyatakan setiap tindakan permusuhan terhadap Iran atau kepentingannya akan ditanggapi pada tingkat tertinggi. Reaksi tersebut, menurutnya, tidak akan dibatasi, meski serangan dari pihak lawan dilakukan secara terbatas.

Rezaei menyebut Angkatan Bersenjata Iran berada pada kesiapan defensif dan tempur tertinggi. Dia menegaskan bahwa target respons Iran tidak hanya terbatas pada pangkalan AS, melainkan mencakup seluruh kepentingan Amerika di Kawasan, termasuk entitas Zionis.

Dalam pernyataan lanjutan, Rezaei mengingatkan Amerika Serikat agar mempertimbangkan keselamatan pasukannya. Menurutnya, opsi terbaik bagi Washington adalah segera meninggalkan Kawasan.

Dia menutup pernyataan dengan peringatan bahwa eskalasi apa pun akan membawa konsekuensi bencana bagi semua pihak.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *