Ansharullah Peringatkan Dampak Regional Jika Iran atau Yaman Diserang
POROS PERLAWANAN — Kelompok Ansharullah Yaman memperingatkan setiap serangan terhadap Iran atau Yaman berpotensi memicu dampak luas di seluruh Kawasan. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional dan berlanjutnya konflik di Jalur Gaza.
Anggota Biro Politik Ansharullah, Mohammed Farah menyampaikan peringatan tersebut melalui platform X. Ia menilai konsekuensi agresi militer terhadap Iran atau Yaman tidak akan terbatas secara geografis dan dapat memicu eskalasi yang memengaruhi berbagai pihak di Kawasan.
Mengutip laporan Kayhan pada Kamis 5 Februari, Farah menyebut kebijakan agresif terhadap Kelompok Perlawanan berisiko menimbulkan kerugian politik, militer, dan ekonomi bagi pihak yang terlibat. Ia juga menilai langkah konfrontatif dapat memperluas ketegangan dan memperbesar potensi konflik regional.
Pernyataan ini muncul dengan latar konflik yang berkembang sejak perang Gaza pecah pada 7 Oktober 2023. Ansharullah, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman utara termasuk wilayah sekitar Selat Bab al-Mandab, sebelumnya melancarkan serangan rudal dan drone ke kapal yang dikaitkan dengan Israel di Laut Merah sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.
Selat Bab al-Mandab merupakan jalur strategis yang menghubungkan Laut Merah dan Samudera Hindia. Sekitar 15 persen perdagangan global melintas di kawasan ini. Gangguan keamanan di jalur tersebut berdampak langsung pada rantai pasokan internasional dan biaya logistik global.
Amerika Serikat dan Inggris sempat melancarkan serangan udara terhadap posisi Ansharullah pada awal 2024. Operasi militer berlanjut dalam bentuk serangan udara sepanjang 2025. Konflik berkembang menjadi perang gesekan yang memengaruhi stabilitas maritim dan ekonomi Kawasan. Pada Mei 2025, tercapai gencatan senjata yang mencakup penghentian serangan terhadap kapal-kapal Amerika serta pengurangan aktivitas militer di Laut Merah.
Sejumlah analis menilai pengalaman tersebut mendorong peninjauan strategi militer Amerika di Kawasan, termasuk penyesuaian pendekatan terhadap ancaman drone dan perang asimetris. Sementara itu, ketegangan terbaru terkait Gaza dan dinamika Iran kembali meningkatkan kewaspadaan regional.
Peringatan Ansharullah dipandang sebagai bagian dari pesan politik dan militer di tengah situasi yang masih rapuh. Pernyataan tersebut mempertegas posisi Kelompok itu dalam konflik Kawasan dan menjadi indikator potensi eskalasi jika konfrontasi langsung meluas.
