Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Lisensi Starlink di Vietnam, Konektivitas Digital atau Pintu Pengaruh Geopolitik

POROS PERLAWANAN — Pemerintah Vietnam memberi lisensi operasi internet satelit Starlink di tengah negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat. Keputusan ini tidak hanya terkait perluasan akses digital, tetapi juga memunculkan dimensi politik, keamanan, dan pengaruh teknologi dalam struktur komunikasi nasional.

Manajemen Frekuensi Radio Hanoi mengonfirmasi izin tersebut. Unit lokal, Starlink Vietnam Service Company, diproyeksikan mengoperasikan empat stasiun gateway untuk melayani sekitar 600.000 terminal pengguna pada tahap awal, mengutip laporan IRNA yang merujuk Sun Malaysia pada Minggu 15 Februari.

Regulator menetapkan syarat utama: sistem tidak boleh mengganggu jaringan komunikasi radio yang telah ada. Otoritas menyebut tujuan kebijakan ini untuk memperluas akses internet satelit di wilayah terpencil dan sulit dijangkau infrastruktur kabel.

Starlink menggunakan konstelasi satelit orbit rendah Bumi untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi. Model ini dinilai efektif menjangkau daerah pegunungan dan perdesaan. Sekitar 80 persen dari lebih 100 juta penduduk Vietnam telah terhubung ke internet, tetapi kesenjangan akses masih terasa di luar pusat ekonomi.

Perusahaan juga mengumumkan rencana ketersediaan layanan di Vietnam melalui situs resminya. Implementasi lisensi berlangsung beriringan dengan pembahasan dagang Hanoi–Washington yang masih berjalan.

Agenda diplomatik ikut menjadi sorotan. Pemimpin Vietnam, To Lam, dilaporkan dijadwalkan berkunjung ke Amerika Serikat dan menghadiri forum “Dewan Perdamaian” di Washington. Pemerintah Vietnam belum memberi konfirmasi terbuka terkait rencana perjalanan tersebut.

Langkah membuka akses Starlink muncul saat Vietnam menjaga momentum ekonomi. Negara ini mencatat pertumbuhan sekitar 8 persen pada tahun lalu di tengah tekanan tarif perdagangan Amerika Serikat dan menargetkan pertumbuhan lebih tinggi pada tahun berjalan.

Pemberian lisensi menandai fase baru kebijakan digital Vietnam yang menyeimbangkan kebutuhan konektivitas, kepentingan keamanan komunikasi, serta dinamika hubungan dagang dengan Washington. Namun perlu disadari bahwa implementasi layanan satelit global di infrastruktur nasional berpotensi memengaruhi arah kedaulatan data, persaingan teknologi, dan arsitektur informasi kawasan Asia Tenggara dalam jangka menengah.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *