Peringatan Yaman kepada Agresor: Kami Siap Perang Sepenuhnya
POROS PERLAWANAN – PLT Pemerintahan Yaman menyatakan kesiapan negara tersebut untuk berperang, sembari memperingatkan Otoritas Saudi bahwa sebaiknya Riyadh menghentikan provokasinya.
Fars memberitakan, Muhammad Miftah pada Selasa 17 Februari menekankan, penempatan pasukan dan peralatan militer AS di Kawasan tidak sejalan dengan kepentingan Umat Islam atau pihak mana pun di Kawasan.
Miftah memperingatkan Arab Saudi dan para penguasanya bahwa mereka akan lebih baik “bergerak menuju deeskalasi guna mencapai penghentian serangan, pencabutan blokade, implementasi peta jalan, pembayaran gaji kepada rakyat, dan penegakan hak-hak mereka yang sah.”
Dia menekankan bahwa pihak internal maupun eksternal tidak boleh mempertimbangkan untuk bersekongkol atau bertindak nekat menyerang Yaman, karena negara tersebut berada dalam puncak kesiapan untuk berperang.
Pejabat Yaman tersebut memperingatkan agar tidak menerima kesepakatan dengan Rezim Zionis. Miftah menyatakan bahwa tanpa menciptakan deterensi di hadapan Israel, masa depan Kawasan akan terancam.
Ketua Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mahdī al-Mashat juga menekankan dalam pesan ucapan selamatnya pada peringatan ke-47 Revolusi Islam bahwa negara tersebut akan mendukung Tehran.
Ia mengatakan bahwa di tengah kondisi regional saat ini, Yaman yakin akan kemampuan kepemimpinan dan rakyat Iran untuk menghadapi semua tantangan, sehingga, seperti pada dekade-dekade sebelumnya, mereka dapat sekali lagi menyatakan keteguhan dan dukungan berkelanjutan mereka terhadap Revolusi Islam kepada musuh-musuh Umat Islam.
Seraya menekankan keteguhan Yaman bersama rakyat Iran dalam menghadapi konspirasi terhadap Iran dan Kawasan, al-Mashat menyatakan harapannya agar hubungan antara kedua negara diperkuat di semua tingkatan sesuai dengan kepentingan kedua bangsa.
