IRGC Umumkan Jumlah Korban Tewas Pasukan Israel Lampaui 680 Orang pada Hari Keempat Pertempuran
POROS PERLAWANAN — Islamic Revolutionary Guard Corps atau Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan jumlah korban di pihak Israel mencapai lebih dari 680 orang tewas dan luka hingga hari keempat pertempuran.
Informasi tersebut disampaikan Tasnimnews Agency pada Rabu 4 Maret, dalam pernyataan resmi IRGC nomor 17 yang memaparkan perkembangan operasi militer bertajuk “Operation True Promise 4”.
Dalam keterangan tersebut, IRGC menyebut gelombang ke-16 operasi dilakukan melalui serangan rudal dan drone yang menargetkan sejumlah titik strategis di wilayah Israel. Operasi tersebut dijalankan dengan sandi “Ya Ali bin Abi Thalib”.
Menurut pernyataan tersebut, beberapa target utama serangan meliputi markas besar Militer Israel di kompleks Hakeriya, Tel Aviv, serta sejumlah fasilitas militer dan infrastruktur strategis di kawasan Bnei Brak, Petah Tikva di timur laut Tel Aviv, dan wilayah Galilea Barat.
IRGC juga menilai sistem pertahanan udara berlapis Israel menunjukkan kelemahan operasional dan celah teknis yang memungkinkan proyektil Iran menembus ruang udara hingga mencapai sasaran.
“Penyebaran asap dan debu secara terus-menerus dari pusat Wilayah Pendudukan menunjukkan kekuatan serangan Iran terhadap fondasi militer dan keamanan musuh”, demikian kutipan pernyataan IRGC.
Dalam pernyataan yang sama, IRGC menegaskan serangan akan terus berlanjut secara terukur dengan tujuan melemahkan serta menghancurkan infrastruktur Militer Israel.
Militer Iran juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan operasi hingga tujuan strategis tercapai.
