Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Para Tentara AS Terus Ditargetkan Perlawanan Meski ‘Ngumpet’ di Hotel-hotel

POROS PERLAWANAN – Minggu kedua perang telah dimulai dengan Iran terus melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel dan pangkalan-pangkalan Amerika di negara-negara di Asia Barat. Serangan-serangan ini menandakan eskalasi signifikan dalam ketegangan regional dan menunjukkan perluasan cakupan konflik ke setiap titik di kawasan di mana pasukan Amerika hadir.

Tasnim melaporkan, di saat bersamaan, Hizbullah Lebanon terus melakukan pertempuran di lapangan melawan pasukan Israel. Dalam pertempuran ini, pasukan musuh yang bertempur di front ini dipaksa menelan kerugian dan korban jiwa yang signifikan. Selain pertempuran darat, Hizbullah juga meluncurkan roket ke kedalaman Wilayah Yang Diduduki.

Di antara target yang dihantam dalam serangan ini adalah pangkalan Dado di utara kota Safed dan pangkalan Tefen di timur kota Acre, yang berjarak sekitar dua puluh kilometer dari perbatasan Lebanon.

Sementara itu, pasukan Perlawanan Islam di Irak juga terus melanjutkan operasi mereka melawan kehadiran Militer AS di negara tersebut. Sebagai bagian dari serangan ini, Perlawanan Irak menggunakan beberapa drone untuk menargetkan Pangkalan Victoria di Baghdad. Menurut informasi yang dipublikasikan, sistem radar dan sistem pertahanan udara yang berada di pangkalan tersebut hancur dalam serangan tersebut.

Selain itu, dilaporkan bahwa sejumlah pasukan Amerika yang dievakuasi dari beberapa pangkalan militer dalam beberapa hari terakhir dan dipindahkan ke dua hotel di kota Erbil dan Dohuk, juga menjadi sasaran serangan drone. Insiden-insiden ini menunjukkan bahwa meskipun pangkalan-pangkalan tersebut telah dievakuasi, pasukan Amerika masih dianggap sebagai sasaran potensial untuk serangan.

Secara keseluruhan, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa konflik ini meluas di berbagai front secara bersamaan, dengan berbagai kelompok dan pasukan di Kawasan terus ikut serta dalam pertempuran dan serangan terhadap target Israel dan Amerika.

Tags: