Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Pezeshkian Tegaskan Iran Hormati Kedaulatan Tetangga, Namun Berhak Membela Diri Hadapi Agresi

POROS PERLAWANAN — Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa penghormatan terhadap kedaulatan negara-negara tetangga tidak menghapus hak Iran untuk membela diri dari agresi militer.

Melalui akun resminya di X pada Sabtu 7 Maret, Pezeshkian menyatakan Iran tidak menyerang negara-negara tetangganya. Menurut dia, sasaran operasi Iran adalah pangkalan dan fasilitas militer Amerika Serikat di Kawasan.

“Republik Islam Iran selalu menekankan pentingnya menjaga hubungan persahabatan dengan negara-negara Kawasan berdasarkan prinsip bertetangga yang baik, saling menghormati kedaulatan nasional, dan keutuhan wilayah”, tulisnya.

Namun, Pezeshkian menegaskan bahwa komitmen tersebut tidak berarti Iran mengabaikan hak alaminya untuk mempertahankan diri dari agresi militer Amerika Serikat dan apa yang ia sebut sebagai Rezim Zionis.

Berdasarkan pernyataan yang juga dipublikasikan melalui kanal resmi Kepresidenan Iran, Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya akan terus berdiri dan melawan demi mempertahankan kedaulatan.

“Kami akan berdiri dan bertahan hingga titik darah penghabisan untuk membela negara kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa operasi militer Iran bersifat defensif dan hanya menyasar target yang menjadi sumber tindakan agresif terhadap Iran.

“Operasi pertahanan Iran semata-mata ditujukan pada fasilitas dan kemampuan yang menjadi sumber serangan terhadap rakyat Iran, dan kami menganggapnya sebagai sasaran yang sah,” kata Pezeshkian.

Presiden Iran itu kembali menegaskan bahwa Iran tidak menyerang negara sahabat maupun tetangganya.

“Kami tidak menyerang negara-negara sahabat dan tetangga kami. Yang menjadi target adalah pangkalan, fasilitas, dan kemampuan militer Amerika Serikat di Kawasan,” ujarnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *