Ansharullah Ancam Tutup Bab al-Mandab: ‘Tak Satu Pun Bisa Menembus’
POROS PERLAWANAN — Kelompok Perlawanan Islam Yaman, Al-Houthi mengancam menutup penuh Selat Bab al-Mandab bagi pelayaran internasional, menandai eskalasi baru di tengah tekanan kebijakan Amerika Serikat di Kawasan.
Mengutip Al-Manar, pada Minggu 19 April, pernyataan itu disampaikan oleh Petinggi Gerakan Ansharullah, Hussein al-Ezzi, yang menegaskan Sanaa memiliki kapasitas untuk memberlakukan penutupan yang “tidak dapat ditembus”.
Al-Ezzi juga melontarkan tantangan langsung kepada Donald Trump, mendesak Washington menghentikan kebijakan yang dinilai menghambat perdamaian serta menghormati hak-hak bangsa.
Ia menegaskan bahwa keputusan penutupan Selat—jika diambil—akan bersifat final dan menentukan. Setiap upaya menembus blokade, kata dia, akan digagalkan dengan mengandalkan kemampuan militer di lapangan.
Ancaman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional, seiring langkah serupa yang dilakukan Iran di Selat Hormuz. Situasi tersebut memicu kekhawatiran atas dampak serius terhadap jalur pelayaran global dan stabilitas pasar energi.
