Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Ketimpangan Biaya Tempur: Rudal AS Jutaan Dolar Lawan Drone Iran Puluhan Ribu

POROS PERLAWANAN – Militer Amerika Serikat menghadapi tekanan serius dalam menghadapi drone murah buatan Iran. Washington kerap menembakkan rudal bernilai lebih dari satu juta Dolar hanya untuk menjatuhkan drone yang harganya puluhan ribu Dolar. Laporan The Independent yang dikutip IRNA pada Selasa 22 April mengungkap ketimpangan biaya ini kian tajam dalam operasi pertahanan udara AS.

Drone buatan Iran diproduksi dengan biaya sekitar 20 ribu hingga 50 ribu Dolar per unit. Sebaliknya, sistem pertahanan AS sering mengandalkan rudal mahal untuk menetralisasi ancaman tersebut. Para analis menilai situasi ini merugikan karena setiap intersepsi justru menguras sumber daya lebih besar dibanding nilai target yang dihancurkan.

Drone seri Shahed menjadi contoh utama. Platform ini dirancang dengan teknologi sederhana, menggunakan mesin yang menyerupai motor sepeda dan komponen komersial yang mudah diperoleh. Desain tersebut memungkinkan produksi cepat, biaya rendah, dan kemampuan penggantian unit dalam waktu singkat.

Masalah yang dihadapi Pentagon tidak terbatas pada aspek teknologi. Sejumlah pakar menilai hambatan utama terletak pada struktur birokrasi dan sistem penganggaran yang kaku. Mekanisme yang dibangun sejak era Perang Dingin awalnya dirancang untuk mencegah pemborosan, namun kini dinilai lambat merespons ancaman yang fleksibel dan berbiaya rendah.

Perusahaan pertahanan besar justru diuntungkan oleh pola ini. Mereka memiliki kapasitas finansial untuk menunggu kontrak jangka panjang bernilai besar. Sementara itu, perusahaan kecil yang inovatif sering tersisih karena tidak mampu bertahan dalam siklus pengadaan yang panjang dan kompleks.

Situasi ini menempatkan Militer AS pada dilema operasional. Penggunaan senjata mahal untuk menghadapi ancaman murah berpotensi meningkatkan biaya perang tanpa menjamin keunggulan di lapangan. Jika tidak diatasi, ketimpangan ini dapat menggerus efektivitas strategi pertahanan Amerika dalam jangka panjang.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *