Loading

Ketik untuk mencari

Berita Nasional

Iran Tembus Blokade AS, Dua Supertanker Sukses Masuk Perairan Indonesia

POROS PERLAWANAN – Upaya Amerika Serikat untuk membendung ekspor minyak Iran kembali dipertanyakan setelah dua supertanker raksasa Teheran dilaporkan berhasil menembus pengawasan ketat dan memasuki perairan Indonesia melalui Selat Lombok, seperti dilansir Roya News. Dalam laporan yang terbit 4 Mei, media tersebut mengutip data pemantauan TankerTrackers.com mengenai pergerakan kapal-kapal tanker Iran di kawasan Asia Tenggara.

Perusahaan pemantau pelayaran TankerTrackers.com mengungkapkan bahwa kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) bernama DERYA kini bergerak menuju Kepulauan Riau setelah sebelumnya gagal mengirimkan 1,88 juta barel minyak ke India pada pertengahan April. Kapal tersebut kemudian mengubah rute dan melanjutkan pelayaran ke selatan, menghindari intersepsi angkatan laut AS, sebelum akhirnya memasuki perairan Indonesia melalui Selat Lombok pada 4 Mei.

Sehari sebelumnya, supertanker Iran lainnya, HUGE, yang membawa lebih dari 1,9 juta barel minyak mentah, juga dilaporkan sukses lolos dari blokade dan telah lebih dulu memasuki Selat Lombok pada 3 Mei, memperkuat indikasi bahwa jalur ini menjadi rute alternatif utama.

Keberhasilan dua kapal ini menegaskan bahwa tekanan maritim Washington tidak sepenuhnya efektif. Meski AS mengerahkan kekuatan Angkatan Laut untuk menghentikan ekspor energi Iran, sejumlah kapal justru mampu menemukan jalur alternatif dan mencapai titik distribusi baru.

Data menunjukkan bahwa sepanjang April, sekitar 25 tanker berangkat dari pelabuhan Iran. Dari jumlah tersebut, tujuh kapal dilaporkan dipaksa kembali ke pelabuhan Iran dan dua lainnya disita oleh Angkatan Laut AS, sementara sisanya tetap melanjutkan perjalanan atau mencapai titik temu strategis.

Pergerakan melalui Selat Lombok menjadi bukti adaptasi cepat Iran dalam menghadapi tekanan geopolitik. Jalur ini kini muncul sebagai alternatif penting di luar rute yang lebih diawasi ketat, sekaligus menegaskan tantangan yang dihadapi dalam upaya membatasi ekspor minyak mentah Iran di tengah ketegangan regional.

Di tengah meningkatnya tekanan militer AS, keberhasilan ini memperlihatkan bahwa Iran masih mampu mempertahankan aliran ekspor energinya—sekaligus menunjukkan keterbatasan nyata dari strategi blokade yang diterapkan Washington.

 

 

 

 

 

 

 

Tags: