Rekor Baru Hizbullah: Hancurkan 8 Kendaraan Militer dan Sebuah Helikopter Israel dalam Sehari
POROS PERLAWANAN – Sejak dini hari hingga Selasa malam 5 Mei, Hizbullah melaporkan telah melancarkan 18 serangan terhadap personel-personel militer Zionis. Ini menandai rekor baru dalam respons Perlawanan terhadap pelanggaran yang dilakukan Pendudukan selama masa gencatan senjata.
DIlansir Fars, dalam pernyataan ke-18 pada Selasa kemarin, Hizbullah mengumumkan bahwa dalam rangka membela Lebanon dan rakyatnya, serta sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata dan agresi Israel terhadap desa-desa di selatan, para pejuang Perlawanan Islam menargetkan kendaraan militer Tentara Israel dengan peluru artileri pada pukul 18.15 di kawasan Wadi al-Jamal, antara kota Mis al-Jabal dan Houla.
Dalam pernyataan ke-12-nya, Perlawanan Lebanon mengumumkan serangan dengan drone bermuatan ledak terhadap kendaraan militer Israel di kota al-Qantara.
Dalam pernyataan ke-10-nya, Hizbullah menjelaskan bahwa para pejuang di kota al-Bia’dah berhasil menembak jatuh helikopter militer Israel dengan rudal permukaan-ke-udara.
Dalam pernyataan ketujuh, ketiga, dan pertamanya, Perlawanan Islam juga mengumumkan bahwa mereka berhasil menyerang tiga tank Merkava di kota al-Bia’dah dan Quzah dengan rudal berpemandu dan quadcopter bermuatan bahan peledak.
Dalam pernyataan keenamnya, Hizbullah juga melaporkan serangan dengan quadcopter bermuatan bahan peledak terhadap sebuah kendaraan militer Israel di kota Deir Sirian.
Dalam pernyataan kelima dan keempatnya, Perlawanan Islam Lebanon mengumumkan bahwa mereka telah menyerang langsung dua buldoser militer Israel dengan drone bermuatan ledakan saat mereka sedang merobohkan rumah-rumah warga Lebanon di kota Deir Sirian dan Rashaf.
Dalam pernyataan lainnya, para pejuang Perlawanan juga mengumumkan serangan artileri, rudal, dan drone terhadap sekelompok serdadu Zionis di selatan Lebanon.
