Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Guardian Sebut Trump Gagal Tekan Iran, Hadapi Krisis Politik dan Personal

POROS PERLAWANAN — Harian Inggris The Guardian pada Sabtu (9/5/2026) menilai ketidakmampuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam menghadapi Iran telah berkembang menjadi krisis politik sekaligus personal. Dalam laporannya, media itu menyebut Trump menghadapi tekanan berlapis setelah kebijakannya terhadap Teheran tidak menghasilkan perubahan signifikan, sementara situasi domestik Amerika Serikat ikut memburuk.

Mengutip laporan yang disiarkan kembali oleh Mehr News Agency, Guardian menyoroti karakter kepemimpinan Trump yang dinilai bertumpu pada dominasi terhadap lawan politik maupun negara lain. Namun, pendekatan itu disebut tidak berhasil diterapkan terhadap Iran.

“Iran tidak menyerah. Negara itu dinilai lebih mampu menahan tekanan ekonomi akibat blokade dibanding kemampuan Donald Trump menghadapi tekanan politik akibat kenaikan harga bensin yang kini rata-rata mendekati 4,5 dolar AS per galon, disusul kenaikan harga pangan,” tulis laporan tersebut.

Guardian menyebut kegagalan Washington terhadap Iran bukan hanya persoalan geopolitik bagi Amerika Serikat. Situasi itu juga dianggap sebagai pukulan pribadi bagi Trump di tengah menurunnya dukungan publik terhadap pemerintahannya.

Media itu menilai kenaikan harga kebutuhan pokok dan perang yang semakin tidak populer berpotensi memperbesar peluang Partai Demokrat untuk merebut kembali kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, bahkan membuka kemungkinan menguasai Senat dalam pemilu sela mendatang.

Menurut laporan tersebut, ancaman kehilangan dukungan politik tidak hanya menjadi masalah bagi Partai Republik, tetapi juga menyentuh langsung citra pribadi Trump. Guardian mengaitkan situasi itu dengan sikap Trump pascapemilu presiden 2020 yang dinilai sulit menerima kekalahan politik secara terbuka.

“Dorongan untuk menekan dan menyerang lawan telah tertanam kuat dalam karakter politiknya. Kekalahan yang kini dihadapi, baik terhadap Iran maupun Demokrat, memicu ledakan reaksi yang semakin agresif,” tulis Guardian.

Laporan itu juga menyoroti intensitas unggahan Trump di media sosial yang disebut semakin keras dalam beberapa waktu terakhir. Guardian menyebut pola komunikasi Trump kini dipenuhi serangan verbal, penghinaan, ejekan, dan ancaman terhadap lawan politiknya.

Tags: