Citra Satelit Ungkap Skala Kehancuran Besar di Gaza
POROS PERLAWANAN — Citra udara dan satelit terbaru memperlihatkan tingkat kehancuran luas akibat operasi militer Israel di kota Rafah dan Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan. Gambar yang dipublikasikan dan dikutip Mehr News Agency pada Sabtu, 23 Mei 2026, dari Quds Network menunjukkan kawasan permukiman yang rata dengan tanah di tengah berlanjutnya serangan dan pemboman intensif terhadap Gaza.
Citra tersebut diambil melalui program Google Earth Pro dan memperlihatkan wilayah-wilayah yang hancur total. Infrastruktur sipil, termasuk rumah warga, sekolah, dan fasilitas layanan umum, tampak mengalami kerusakan besar di sejumlah kawasan padat penduduk.
Laporan itu menyebut pola kehancuran yang muncul tidak bersifat sporadis, melainkan menunjukkan penghancuran sistematis terhadap lingkungan permukiman. Skala kerusakan disebut meluas hingga mencakup kawasan perkotaan secara utuh, terutama di Rafah yang menjadi salah satu titik utama operasi militer Israel.
Sejumlah pakar hukum humaniter internasional menilai tingkat kehancuran tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Mereka menyoroti luasnya dampak serangan terhadap fasilitas sipil dan kawasan perkotaan.
Para ahli juga menyebut kemunculan pola serupa di berbagai wilayah Gaza memperkuat dugaan adanya penghancuran terstruktur terhadap ruang hidup masyarakat sipil dan tatanan sosial di Jalur Gaza.
Citra satelit dan foto udara tersebut dinilai memiliki nilai dokumentasi penting karena menyajikan bukti visual langsung mengenai skala kerusakan di Gaza. Dokumentasi itu muncul di tengah meningkatnya tuntutan internasional agar dilakukan investigasi independen dan transparan terhadap serangan di wilayah tersebut, termasuk desakan untuk memastikan perlindungan warga sipil.
